El Nino Mengintai BPBD Bantul Siaga Distribusi Air Bersih
BPBD Bantul bersiap hadapi kekeringan dampak El Nino pada Juni 2026. Simak mekanisme bantuan air bersih dan alokasi anggaran tangki air di sini.
Wisatawan memadati kawasan Jalan Malioboro, Jogja, pada masa Libur Nataru, Jumat (29/12/2023). - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Dinas Perhubungan (Dishub) telah mulai mematangkan rencana pengaturan lalu lintas. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah kendaraan dan menghindari kemacetan yang kerap terjadi di sejumlah titik, terutama di kawasan wisata.
Kepala Bidang Pengendalian Operasional Dishub DIY, Sumariyoto mengungkapkan bahwa secara umum, rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan pada tahun ini tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. Ada beberapa langkah yang akan diambil untuk mengatur laku lintas bagi kendaraan masuk dan keluar.
Pertama soal jalur alternatif, masyarakat yang tidak memiliki kepentingan mendesak dihimbau untuk menggunakan jalur alternatif. Bagi pengendara dari arah timur yang hendak menuju utara, dapat melewati jalan nasional Proliman ke kanan atau melalui Bantul via Piyungan.
"Juga ada manajemen buka tutup jalan di beberapa titik, terutama jika area dalam kota sudah mulai padat," katanya, Senin (9/12/2024).
Sementara di beberapa objek wisata yang diprediksi akan padat seperti Breksi, Patuk, dan Mangunan akan mendapatkan perhatian khusus. Dishub DIY akan memasang rambu-rambu peringatan, terutama di kawasan Patuk Imogiri, terkait larangan turun bagi bus besar.
“Kami juga mengimbau masyarakat untuk dapat memanfaatkan parkir di Ketandan. Meskipun aksesnya sedikit sulit, tapi dari lokasi parkir ini masyarakat dapat dengan mudah berjalan kaki menuju Malioboro atau Beringharjo,” ujar Sumariyoto.
Sementara itu, Kapolresta Jogja, Kombes Pol Aditya Surya Dharma menyampaikan bahwa pihaknya saat ini sedang mematangkan konsep pengaturan lalu lintas untuk wilayah kota. “Konsep awal masih sama dengan tahun lalu, tapi akan ada beberapa penyempurnaan yang akan dibahas lebih lanjut,” ungkapnya.
Dia memastikan bahwa kawasan Malioboro nantinya akan ditutup untuk mencegah penumpukan kendaraan di area itu. Hanya saja durasinya masih akan dibahas dan ditindaklanjuti dengan instansi terkait lainnya. "Pasti ditutup Malioboro, karena kan semua akan berbondong-bondong ke sana kalau libur," jelasnya.
Aditya juga menegaskan pentingnya koordinasi dengan berbagai pihak terkait, baik di tingkat provinsi maupun kota. “Kami akan terus berkoordinasi dengan Dishub DIY dan stakeholder lainnya untuk memastikan kelancaran lalu lintas selama periode Natal dan Tahun Baru,” pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Bantul bersiap hadapi kekeringan dampak El Nino pada Juni 2026. Simak mekanisme bantuan air bersih dan alokasi anggaran tangki air di sini.
Sebanyak 28 orang tewas dan dua lainnya hilang akibat longsor tambang emas ilegal di Angola barat laut, termasuk 13 korban dari satu keluarga.
Bareskrim memastikan blackout di Sumatra bukan sabotase, melainkan dampak cuaca ekstrem yang merusak jaringan transmisi listrik di Jambi.
JAECOO telah mengirimkan 16.000 unit J5 EV ke konsumen Indonesia. SUV listrik ini dibanderol mulai Rp279,9 juta.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.