Advertisement

Ini Strategi Bupati Sleman Terpilih Harda Kiswaya Menangani Sampah di Sleman

Lugas Subarkah
Selasa, 10 Desember 2024 - 17:07 WIB
Abdul Hamied Razak
Ini Strategi Bupati Sleman Terpilih Harda Kiswaya Menangani Sampah di Sleman Harda Kiswaya dan Danang Maharsa resmi mendaftarkan diri sebagai calon bupati dan wakil bupati ke KPU Sleman, Kamis (29/8/2024). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—Bupati terpilih Sleman, Harda Kiswaya berkomitmen untuk menangani persoalan sampah di Sleman. Dia berjanji mengevaluasi dan membuat strategi penanganan sampah ke depan dengan melibatkan berbagai pihak.

Harda menjelaskan dalam penangnan sampah, pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk komunitas dan unit usaha yang bergerak di bidang pengolahan sampah. Mereka dinilai bisa berkontribusi dalam pengolahan sampah dan menjadikannya bernilai ekonomis.

Advertisement

BACA JUGA: Unggul di Pilkada Sleman 2024, Harda-Danang Siapkan Program 100 Hari Kerja

“Komitmen saya untuk Sleman tuntas sampah, ini [komunitas dan unit usaha] merupakan salah satu yang akan kami ajak kerja sama. Bagaimana sampah-sampah di Sleman nanti bisa menjadi produk ekonomis yang bagus,” ujarnya, Selasa (10/12/2024).

Pihaknya juga akan berkolaborasi dengan semua stakeholder yang ada di Sleman, seperti kelurahan, swasta, akademisi dan pemerintah kabupaten. “Akan kami buat kolaborasikan, sehingga betul-betul Sleman tuntas sampah bisa terwujud di tahun pertama saya bekerja,” ungkapnya.

Dengan adanya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) dan penanganan sampah yang sudah ada saat ini, menurutnya masih perlu dievaluasi kembali kinerjanya. “Saya evaluasi dulu apa yang sudah dikerjakan Bu Kustini, lalu apa yang harus saya lakukan dari hasil evaluasi itu,” katanya.

BACA JUGA: Hitung Cepat Raih 62,14 Persen, Harda-Danang Mengklaim Kemenangan di Pilkada Sleman

Ia juga mengungkapkan akan ada tambahan TPST yang berlokasi di Sleman bagian tengah, untuk lebih mengoptimalkan pengelolaan sampah. “Apa yang sudah jalan ini kita evaluasi. Dimana yang sudah baik kita jalankan, yang belum kita sesuaikan dengan hasil evaluasi,” paparnya.

Seperti diketahui, Sleman saat ini memiliki dua TPST utama yang digunakan untuk pengolahan sampah, yakni TPST Tamanmartani dan TPST Minggir. Namun pengolahan di keduanya belum berjalan optimal karena baru bisa mengolah 65 ton per hari.

Selain di dua TPST tersebut, Pemkab Sleman juga memberdayakan kalurahan untuk mengelola sampah di wilayah masing-masing. Setiap kalurahan mendapat dana keistimewaan berupa Bantuan Keuangan Khusus (BKK) yang salah satunya untuk penanganan sampah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

Penantian Sepekan Berakhir Jenazah Perwira TNI Tiba di Cimahi

News
| Sabtu, 04 April 2026, 23:47 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement