Erupsi Anak Krakatau, Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup hingga 08.59 WIB Hari Ini
Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga 08.59 WIB, Senin 7 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.
Dinas Kebudayaan DIY meluncurkan agenda budaya bertajuk Jogja Manggatra 2025 Nandur Pakarti, Selasa (10/12/2024). Agenda budaya DIY pada 2025 digelar secara lintas sektoral dengan fokus pada upaya penguatan investasi fisik dan kognitif. /Youtube.
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kebudayaan DIY meluncurkan agenda budaya bertajuk Jogja Manggatra 2025 Nandur Pakarti, Selasa (10/12/2024). Agenda budaya DIY pada 2025 digelar secara lintas sektoral dengan fokus pada upaya penguatan investasi fisik dan kognitif.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi mengatakan Jogja Manggatra 2025 terdiri atas 188 agenda budaya selama tahun 2025 merupakan pilihan dari ratusan agenda budaya lain di wilayah DIY. Dari 188 agenda tersebut, sebanyak 15 di antaranya merupakan agenda rutin tahunan.
"Jadi agenda budaya ini tidak hanya dari Dinas Kebudayaan tetapi agenda budaya yang dilakukan oleh lintas sektor dari berbagai OPD. Karena urusan kebudayaan itu tidak semata-mata pada Dinas Kebudayaan, tetapi juga lintas sektor dalam satu kesatuan grand design [keistimewaan]," katanya.
Adapun penekanan agenda budaya 2025 disepakati untuk menguatkan dalam konteks investasi budaya. Terdiri atas investasi fisik dan investasi kognitif. Investasi keduanya sangat penting karena saat ini banyak tantangan dalam menguatkan nilai budaya.
Nilai budaya itu menurutnya sangat penting dalam rangka membentuk karakter generasi muda, apalagi misi nasional adalah generasi Indonesia emas. "Sehingga selain investasi fisik, kami juga akan melakukan investasi kognitif dala bentuk internalisasi nilai yang diwujudkan dalam berbagai tahapan dari pelindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pengelolaan secara umum, fokusnya anak dan generasi muda," ujarnya.
Ia memastikan dalam pengelolaan generasi muda tersebut akan melibatkan kontribusi dari pendahulu yang sudah menguasai statusnya sebagai seniman, budayawan hingga maestro. Harapannya terjadi interaksi lintas generasi sehingga akan saling terkoneksi. "Kami juga akan mengaktifkan ekosistem budaya yang sebenarnya sudah dipraktikkan dalam beberapa tahun terakhir,' katanya.
Paniradya Pati Paniradya Kaistimewan DIY Aris Eko Nugroho mengatakan melalui peluncuran agenda budaya tersebut memungkinkan untuk menarik minat warga yang dari luar DIY untuk datang. Karena agenda tersebut tidak hanya fokus di Kota Jogja namun merata di seluruh wilayah DIY.
Melalui penetapan jadwal yang jelas sehingga wisatawan dari luar DIY bisa direncanakan untuk menghadiri agenda budaya tersebut. "Kalau sudah ditetapkan jadwal agendanya, warga atau wisatawan dari luar DIY bisa menetapkan kapan dia harus datang ke DIY untuk menghadiri agenda budaya tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bandara Soekarno-Hatta ditutup hingga 08.59 WIB, Senin 7 September 2026, imbas erupsi Gunung Anak Krakatau dan sebaran abu vulkanik.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
PSG mewaspadai Slovan Bratislava asuhan Yaya Toure. Luis Enrique menilai laga pembuka Liga Champions 2026/2027 tak akan mudah.
Kansar Banten mengecek informasi Pulau Sebesi dalam pencarian jurnalis hilang setelah kapal yang menuju Gunung Anak Krakatau hilang kontak.
Liverpool diminta Andoni Iraola menekan Atletico Madrid sejak awal laga Liga Champions di Anfield, Rabu malam waktu setempat.
BPS menepis isu manipulasi desil DTSEN untuk menurunkan angka kemiskinan. Desil dan kemiskinan disebut memiliki konsep berbeda.