Dua Laga Tanpa Poin, Pieter Huistra Soroti Pertahanan PSS Sleman
PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di kandang. Pieter Huistra kecewa dan menyoroti pertahanan Super Elja yang mudah kebobolan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM) secara resmi meluncurkan layanan robotik ortopedi. Teknologi mutakhir ini diklaim pertama kali diterapkan di Indonesia.
RSA UGM juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan mitra strategis Tawada Healthcare (THC) sebagai langkah konkrit dalam pengembangan layanan kesehatan berbasis teknologi.
Direktur RSA UGM, Darwito mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan wujud nyata upaya RSA UGM untuk memberikan layanan kesehatan terbaik dan menjadi rumah sakit tipe A pada 2025.
RSA UGM lanjut darwito telah mengalami perjalanan panjang, mulai dari berdirinya sebagai klinik darurat saat letusan Gunung Merapi hingga menjadi rumah sakit pendidikan yang diakui nasional.
"Dengan hadirnya layanan robotik ortopedi ini, kami optimistis dapat mencapai 1.000 operasi per bulan dengan dukungan 202 tenaga medis terbaik kami," kata Darwito dalam rilis yang dibagikan Rabu (11/12/2024).
Meski mempunyai layanan robotik ortopedi, Darwito menegaskan pentingnya kolaborasi lintas fakultas di UGM untuk mendukung optimalisasi pelayanan di RSA UGM.
BACA JUGA: DPRD Kota Jogja Dorong Keseriusan Penanganan Sampah 2025
"RSA UGM adalah bagian dari UGM yang akan terus bersinergi dengan fakultas-fakultas untuk mewujudkan kesejahteraan dan kualitas kesehatan masyarakat. Mari kita kawal bersama langkah besar ini," tegasnya.
Rektor Universitas Gadjah Mada, Prof. Ova Emilia menekankan pentingnya peran RSA UGM sebagai rumah sakit pendidikan yang menjawab tantangan di bidang riset dan inovasi.
Ova mengatakan sebagaimana rumah sakit terkemuka di luar negeri yang dekat dengan universitasnya, RSA UGM harus menjadi model rumah sakit pendidikan sesungguhnya di Indonesia.
"Kita tidak hanya berbicara tentang pelayanan hari ini, tetapi juga pengembangan untuk masa depan melalui riset dan inovasi yang mendalam," ujarnya.
Peluncuran layanan ini merupakan langkah strategis RSA UGM untuk menjadi pusat unggulan di bidang kesehatan, terutama dalam penanganan kanker, jantung, stroke, ibu dan anak, serta wisata kesehatan (health tourism). Layanan ini juga didukung oleh berbagai fasilitas unggulan, seperti pusat hemodialisis, neurosurgery dan ortopedi.
Selain itu layanan robotik ortopedi ini akan memberikan presisi tinggi dalam penanganan bedah tulang, mengurangi risiko kesalahan dan mempercepat proses pemulihan pasien. Teknologi ini diharapkan menjadi solusi utama untuk menangani kasus-kasus kompleks, seperti trauma tulang, penggantian sendi, hingga kelainan struktural lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di kandang. Pieter Huistra kecewa dan menyoroti pertahanan Super Elja yang mudah kebobolan.
PB PDGI menyebut 95% masyarakat Indonesia rutin sikat gigi, namun kurang dari 3% yang melakukannya di waktu tepat: setelah sarapan dan sebelum tidur.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.