Advertisement
Pastikan Olahan Makanan yang Beredar Sehat, BBPOM Periksa 4 Toko Kulonprogo
Suasana pemeriksaan produk makanan pada Handayani Swalayan di Kalurahan Tawangsari, Kapanewon Wates yang dilakukan petugas BBPOM dan Disdagin Kulonprogo pada Rabu (11/12 - 2024).
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO–Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Yogyakarta melakukan pemeriksaan olahan makanan ke Kulonprogo pada Rabu (11/12/2024). Pemeriksaan ini menyasar empat toko di wilayah Bumi Binangun.
Pemeriksaan yang dilakukan BBPOM itu bertujuan memastikan olahan makanan yang beredar selama libur Natal dan tahun baru (Nataru) terjamin kualitas dan kesehatannya. Sasaran pemeriksaan ini antara lain produk makaan yang kadaluarsa, tak memiliki izin edar, hingga mengandung bahan berbahaya.
Advertisement
BACA JUGA: Sah! Pemda DIY Umumkan Kenaikan UMP 6,5 Persen, Segini Besarannya
Pantauan Harian Jogja di Handayani Swalayan di Kalurahan Tawangsari, Kapanewon Wates yang jadi sasaran pemeriksaan memperlihatkan petugas BBPOM mengecek kemasan dan tanggal kadaluarsa produk yang dijajakan. “Nanti juga dilakukan uji laboratorium untuk makanan yang terindikasi ada kandungan berbahayanya,” jelas Kepala BBPOM di Yogyakarta, Bagus Heri Purnomo saat di Kulonprogo.
Bagus menjelaskan pemeriksaan olahan makanan itu juga dilakukannya di kabupaten/kota lain. “Tujuan kegiatan ini untuk memastikan produk yang beredar terjamin keamanan dan kesehatannya, sehingga masyarakat tak perlu khawatir dan merasa nyaman,” paparnya.
Selain menerjunkan petugas untuk memeriksa, jelas Bagus, BBPOM juga menyediakan mobil laboratorium keliling. “Agas bisa langsung diuji dan diambil tindakan jika memang tidak sesuai aturan,” ungkapnya.
BBPOM dalam melakukan pemeriksaan ini, lanjut Bagus, juga bekerja sama dengan Pemkab Kulonprogo. “Dalam hal ini bersama Dinas Perdagangan dan Industri (Disdagin) agar saling menguatkan dan membuat masyarakat tenang,” tuturnya.
BACA JUGA: Waspada! Ancaman Banjir Lahar Hujan Merapi Mengintai Saat Musim Hujan
Kepala Bidang Usaha Perdagangan Disdagin Kulonprogo, Endang Zulywati menerangkan kegiatan pemeriksaan olahan pangan ini juga rutin dilakukan pihaknya. “Selain bersama BBPOM, sebelumnya kami lakukan secara mandiri ke sejumlah titik ini kegiatan rutin kami,” paparnya.
Endang menerangkan pihaknya juga rutin melakukan pendampingan kepada kelompok usaha produk makanan agar memastikan keamanan pangan yang beredar. “Sebelumnya kami juga sudah melakukan imbauan ke sejumlah produsen olahan pangan lokal agar menjaga kualitas mutu produknya terutama dalam sisi kesehatan,” tuturnya.
Stok bahan pokok menjelang Nataru di Kulonprogo, jelas Endang, juga mencukupi. “Sejauh ini semuanya mencukupi dan tersedia serta terjangkau, pantuan terus kami lakukan agar selama Nataru aman,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- SIM Keliling Jogja Dibuka di Alun-Alun Kidul, Cek Jadwalnya
Advertisement
Advertisement







