Komisi B DPRD Kota Jogja Minta Target Pendapatan 2027 Realistis
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
Anggota PKK RT 02 Dusun Dengkeng, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Bantul saat ikut dalam kirab Merti Dusun Dengkeng di kawasan Pasar Burung Pucung, Desa Wukirsari, Senin (1/4/2019). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, BANTUL--Desa Wisata Wukirsari, Imogiri, yang memiliki ratusan pengrajin batik dan wayang dinilai potensial untuk dijadikan salah satu Kawasan Ekosistem Kekayaan Intelektual di Indonesia. Kementerian Hukum pun mendorong agar seluruh kreasi pengrajin di sana telah didaftar kekayaan intelektualnya untuk melindungi karya tersebut.
Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual, Kementerian Hukum, Razilu menyampaikan pihaknya tertarik dengan keberadaan ratusan pengrajin batik Giriloyo dan wayang kulit Pucung Wukirsari di Desa Wisata Wukirsari.
"Kami ingin mengangkat kekayaan intelektual di kawasan ini, supaya nilai ekonomi masyarakat meningkat, daya saing menguat dan bisa bersaing di kancah global," ujarnya dalam kunjungan ke Desa Wisata Wukirsari, Kamis (19/12/2024).
Dia menuturkan dalam perlindungan kekayaan intelektual, ada kreasi yang harus mendapat perlindungan. Dia pun mendorong agar seluruh produk yang ada di Wukirsari mendapat perlindungan.
"Di Wukirsari kami melihat potensi yang sudah memadai untuk ditetapkan [sebagai Kawasan Ekosistem Kekayaan Intelektual], tetapi ke depan kita harus melihat Wukirsari untuk menjaga kekayaan intelektualnya," katanya.
BACA JUGA: Desa Wisata Terbaik di Dunia: Wukirsari Melestarikan Warisan, Jatiluwih Meregeneratif
Lebih lanjut, dia juga menyoroti keberadaan batik Giriloyo dan wayang kulit Pucung merupakan aset berharga yang mewakili identitas budaya masyarakat Bantul, sekaligus mampu memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat. Dia pun mendorong pendaftaran kekayaan intelektual berupa indikasi geografis untuk dua produk tersebut.
Menurutnya dengan mendaftarkan kekayaan intelektual indikasi geografis terhadap dua produk tersebut, maka produk tersebut akan memiliki legitimasi kuat di pasar nasional maupun internasional. Selain itu, status indikasi geografis mampu meningkatkan daya saing produk, memberikan nilai tambah bagi para perajin, serta memastikan perlindungan dari potensi pelanggaran atau klaim pihak lain.
“Pendaftaran kekayaan intelektual ini memberikan manfaat yang sangat luas, mulai dari peningkatan aspek ekonomi hingga perlindungan hukum yang lebih pasti,” katanya.
Sementara Plt. Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul, Fenty Yusdayanti menuturkan Pemkab Bantul bersama dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum DIY tengah berupaya mendaftarkan indikasi geografis bagi Wayang Kulit Pucung dan Batik Giriloyo. Menurutnya, Pemkab Bantul selama ini telah mendampingi para perajin untuk memastikan produk kerajinan tersebut memenuhi standar yang diperlukan dalam pendaftaran indikasi geografis.
“Proses ini membutuhkan kolaborasi yang erat, baik dari pihak pemerintah, komunitas perajin, maupun masyarakat,” katanya.
Dia menambahkan pendaftaran indikasi geografis akan menjadi langkah strategis untuk memastikan kekayaan budaya yang ada di Bantul tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi selanjutnya tanpa kehilangan keasliannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi B DPRD Kota Jogja Soroti Penurunan Pendapatan Taman Budaya, Target 2027 Diminta Realistis
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.
Heatstroke dapat mengancam nyawa saat cuaca panas. Kenali gejala, pertolongan pertama, dan kelompok yang lebih rentan mengalaminya.
Djumari, 76, meninggal saat tadarus Al-Qur'an di Masjid Nurul Huda Semarang. Detik-detik kepergiannya terekam CCTV dan viral.
Polisi menangkap dua orang terkait dugaan penistaan agama di The Sounds Project Ancol. Enam saksi telah diperiksa.
Destry Damayanti diusulkan menjadi Gubernur BI oleh Prabowo. Simak profil, pendidikan, perjalanan karier, dan rekam jejaknya di Bank Indonesia.