Cara Hitung View YouTube Berubah 24 Agustus, Kreator Wajib Tahu Dampak
YouTube akan mengubah cara hitung view mulai 24 Agustus 2026. Video langsung dihitung 1 view begitu diputar, tanpa perlu menonton 30 detik. Angka view naik, tap
Pemeriksaan PMK di tempat penampungan ternak Dagan, Murtigading, Sanden, Rabu (18/5/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL--Pemkab dan DPRD Bantul siap menurunkan dana untuk menanggung biaya vaksinasi dan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Namun, sampai saat ini Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul belum akan meminta dana untuk vaksinasi hewan dan penanganan PMK di Bumi Projotamansari.
Sekda Bantul Agus Budiraharja mengatakan dirinya telah memberikan kewenangan penuh kepada Kepala DKPP Kabupaten Bantul, Joko Waluyo terkait dengan penanganan PMK.
Termasuk mengenai kemungkinan penutupan pasar hewan untuk memutus penularan wabah PMK dan juga penggunaan anggaran melalui Bantuan Tidak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Bantul untuk vaksinasi hewan dan penanganan PMK.
"Tapi, semua tergantung dari DKPP. Kemarin memang ada pengajuan izin dari pak Joko Waluyo terkait menutup sementara pasar hewan di wilayah Bantul. Tapi, sekali lagi, untuk jadi tidaknya ditutupnya pasar hewan semua tergantung dari DKPP," kata Sekda Bantul Agus Budiraharja ditemui Harian Jogja, di Bantul , Jumat (10/1/2025).
Agus juga menyatakan jika Pemkab Bantul siap mengalokasikan anggaran melalui Bantuan Tidak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Bantul untuk mendukung penanganan PMK secara lebih masif. Di mana, anggaran itu bisa digunakan untuk vaksinasi dan juga obat untuk mengatasi penularan PMK.
BACA JUGA: Peningkatan Kasus PMK Tak Signifikan, DKPP Bantul Tak Tutup Pasar Hewan
"Saya juga sudah menawarkan ke Pak Joko terkait penggunaan dana BTT untuk menangani PMK. Silakan, jika memang dibutuhkan anggaran, ajukan BTT. Jika bisa diupayakan beli vaksin, kita bisa pakai BTT," ungkap Agus.
Sekretaris Komisi B DPRD Bantul yang juga mitra dari DKPP, Dodi Purnomo Jati mengaku mempersilakan DKPP untuk mengajukan anggaran untuk pembelian vaksin dan penanganan PMK. "Karena ada BTT. Kita bisa gunakan itu," paparnya.
Belum Ajukan dan Belum Tutup Pasar Hewan
Kepala DKPP Kabupaten Bantul Joko Waluyo mengatakan sampai saat ini, dirinya belum akan mengeluarkan kebijakan menutup pasar hewan. Hal ini dikarenakan, jumlah hewan yang mati dan positif akibat PMK tidak mengalami lonjakan yang signifikan.
"Sampai hari ini masih 32 ekor sapi yang mati. Hewan yang sakit memang ada 263 ekor sapi, tapi kami belum berani lakukan penutupan pasar. Apabila, ada peningkatan kematian yang signifikan tentu, saya tutup pasar hewan selama dua pekan," tandas Joko.
Sedangkan terkait dengan pengajuan dana dari BTT, Joko mengungkapkan hal itu sampai saat ini belum dilakukan. Alasannya, sampai saat DKPP belum bisa menyatakan jika PMK di Bantul masuk dalam golongan wabah. Padahal, salah satu syarat pengajuan dana dari BTT adalah harus sudah ditetapkan sebagai wabah.
"Jika populasi sapi 70.000 ekor, yang mati 32 ekor sapi dan 263 ekor sapi sakit, kami belum berani mengatakan jika kita terkena wabah dan dalam kondisi darurat. Jadi nanti perkembangan saja," jelas Joko.
Terkait vaksin, Joko mengaku sampai saat ini masih menunggu kiriman dari Kementerian Pertanian. Sebab, informasi yang didapatkannya, akhir bulan Januari, Kementerian Pertanian akan mengedrop vaksin ke daerah. "Kami menunggu itu. Kemarin kami sudah ajukan, sekarang tinggal menunggu dari pusat dulu," ucap Joko.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
YouTube akan mengubah cara hitung view mulai 24 Agustus 2026. Video langsung dihitung 1 view begitu diputar, tanpa perlu menonton 30 detik. Angka view naik, tap
Catat jadwal KA Bandara YIA reguler dan Xpress dari Tugu Jogja ke YIA maupun sebaliknya, lengkap dengan waktu keberangkatan.
Cek jadwal KRL Palur-Jogja Rabu 19 Agustus 2026, lengkap dari Stasiun Palur hingga Stasiun Yogyakarta.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 19 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Pascagempa NTT, 32 dari 33 titik longsoran telah ditangani. BNPB mencatat 68 orang meninggal dan 213 lainnya luka-luka.
SAC menggelar pameran 150 lukisan untuk merayakan HUT RI ke-81 sekaligus merespons dinamika global dan memperkuat pesan perdamaian.