Gol Cepat Joel Vinicius Bawa Arema Unggul atas PSIM Jogja
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Komisi C DPRD DIY saat meninjau pembangunan Jembatan Pandansimo, Srandakan, Bantul, Kamis (16/1/2025). / Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, BANTUL—Komisi C DPRD DIY dan Pemda DIY meminta kepada Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional (Satker PJN) DIY, untuk lebih memperhatikan keselamatan pengguna jalan ketika Jembatan Pandansimo, Bantul dioperasionalkan pada saat mudik Lebaran 2025.
Pasalnya, keberadaan jembatan baru tersebut dipastikan akan memancing pengguna jalan untuk berhenti dan melakukan swafoto yang dipastikan akan membahayakan jiwa pengguna jalan.
"Kami minta betul agar diperhatikan terkait keselamatan orang-orang yang nantinya lewat jembatan ini. Jangan sampai ada mobil berhenti di tengah jembatan, sementara secara teknis belum siap, maka harus diperhatikan benar terkait keselamatan orang yang menggunakan jembatan," kata Ketua Komisi C DPRD DIY Nur Subiantoro, saat meninjau pembangunan Jembatan Pandansimo, Bantul, Kamis (16/1/2025).
BACA JUGA : Hore! Jembatan Pandansimo Ditarget Beroperasi Saat Mudik Lebaran 2025
Politikus Gerindra ini juga berharap ada uji teknis, sebelum nantinya Jembatan Pandansimo dioperasionalkan secara fungsional. Harapanya, setelah uji teknis, kendaraan bisa melewati Jembatan Pandansimo, meskipun jumlahnya terbatas.
"Mungkin tidak semua kendaraan bisa melalui. Kendaraan berat mungkin tidak, dan volume kendaraan yang lewat harus dibatasi," kata Nur.
Ia berharap ke depan, setelah Jembatan Pandansimo beroperasi, Pemkab Bantul bisa menangkap peluang yang bisa dikembangkan untuk meningkatkan kunjungan pariwisata dan meningkatkan perekonomian warga sekitar. "Sehingga mampu memberi dampak positif bagi kemajuan perekonomian warga sekitar," ungkap Nur.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY, Anna Rina Herbranti mengungkapkan, jika Jembatan Pandansimo dibangun menggunakan APBN. Ia berharap nantinya, pada saat mudik Lebaran 2025, jembatan tersebut bisa beroperasi. "Meskipun jumlahnya dibatasi," harapnya.
Koordinator Pengawas Lapangan PPK 1.4 DIY, Vederieq Yahya mengaku optimisitis Jembatan Pandansimo bisa dilintasi pemudik pada saat mudik Lebaran 2025. Pasalnya, sesuai dengan tata kala, kontrak pengerjaan jembatan tersebut berakhir Maret 2025. "Semoga bisa dibuka untuk umum," katanya.
Saat ini, lanjut dia, progres pekerjaan konstruksi telah mencapai 92% dan struktur jembatan bagian bawah telah rampung. Selain itu, pemasangan pondasi, bore pile, Lead Rubber Bearing (LRB) dan pemasangan logo Corrugated Steel Plate (CSP) telah dilakukan.
BACA JUGA : Proyek Konstruksi Jembatan Pandansimo Capai 65%, Pelaksana Sebut Butuh Tambahan Waktu
Saat ini pengerjaan tinggal merampungkan pembangunan dinding CSP yang berada di lengkungan, mortar busa atau material bangunan untuk lengkungan jembatan, pengaspalan pada beberapa bagian dan pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU). Setelah itu, Satker mengerjakan pedestrian di sisi kanan dan kiri jembatan, dan pemasangan ornamen Jembatan Pandansimo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSIM Jogja tertinggal 0-1 dari Arema FC di menit awal laga Liga Super 2025/2026 di Stadion Kanjuruhan.
Rupiah melemah hingga Rp17.800 per dolar AS. DPR menilai kondisi ini dipicu sentimen, bukan krisis seperti 1998. Ini penjelasannya.
Program MBG menjangkau 62,4 juta penerima di Indonesia. Siswa mendominasi, total 8,3 miliar porsi telah disalurkan sejak 2025.
BTN telah menyalurkan 6 juta KPR untuk desil 3. Simak strategi KPR subsidi, BSPS, hingga digitalisasi untuk menjangkau masyarakat unbanked.
Megawati Soekarnoputri bersama keluarga melakukan pertemuan dan santap malam dengan Raja Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X
Persebaya menang telak 5-0 atas Persik Kediri di laga penutup Super League. Bruno Moreira cetak dua gol, Bajol Ijo finis keempat.