Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Stadion Sultan Agung Bantul - Antara/Pemkab Bantul
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman berpotensi menggunakan Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul sebagai kandang saat bersua Semen Padang di pekan ke-20 BRI Liga 1-2024/2025 nanti.
Jadwal yang berbentrokan dalam penggunaan Stadion Manahan membuat PSS Sleman kemungkinan bakal memilih opsi memakai SSA Bantul saat menjamu Kabau Sirah.
Stadion Manahan Solo digunakan tim Persis Solo sebagai markas Laskar Sambernyawa untuk mengarungi kompetisi Liga 1. Akan tetapi lantaran Stadion Maguwoharjo yang merupakan markas PSS Sleman masih direnovasi, Super Elja juga menggunakan Stadion Manahan Solo sebagai markas sementara. Skema ini telah dijalankan sepanjang liga berlangsung.
Akan tetapi pada Minggu (26/1/2025) nanti, baik PSS maupun Persis bermain di hari yang sama. Stadion Manahan digunakan oleh Persis Solo untuk menjamu Persija Jakarta. Sementara pada hari yang sama PSS dijadwalkan menjamu Semen Padang. Lantaran jadwal yang bersamaan ini lah, PSS kemungkinan akan menggunakan stadion lain untuk menjamu Semen Padang.
BACA JUGA: Gelandang Tangguh Jayus Hariono Resmi Bergabung ke PSS Sleman dengan Status Pinjaman
Manajer Tim PSS, Leonard Tupamahu secara langsung menyatakan opsi laga PSS kontra Semen Padang yang akan pindah ke Bantul dalam lanjutan pekan ke-20 BRI Liga 1-2024/2025 nanti. "Kemungkinan bisa pindah ke Bantul [SSA]," kata Leo, Kamis (16/1/2025).
Menurut Leo, SSA menjadi pilihan yang paling memungkinkan sebagai homebase saat menjamu Semen Padang. "Kayaknya bakal pindah ke sana [SSA]. Karena enggak mungkin kan mainnya bareng [Persis]," tegasnya.
Di laga terakhirnya, PSS masih menggunakan Stadion Manahan saat menjamu Persebaya. Bermain di depan para suporternya, PSS berhasil menang 3-1 atas Persebaya pada Sabtu (11/1/2025). Jika benar jadi pindah ke Bantul saat laga kontra Semen Padang, Leo berharap laga tersebut tetap bisa dihadiri oleh penonton. "Mungkin saja bisa ada penonton. Kami belum tahu [pastinya]" ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Perajin besek Bantul kewalahan hadapi lonjakan pesanan untuk kurban Iduladha, sebagian terpaksa tolak order.
Tawuran pelajar kembali pecah di dekat Stadion Mandala Krida, Jogja. Polisi menyebut aksi dipicu provokasi kelompok pelajar.
Siswa Sekolah Rakyat Gunungkidul masih belajar di luar daerah karena lahan belum tersedia, kuota terbatas
Jadwal puasa Tarwiyah dan Arafah 2026 jatuh 25–26 Mei berdasarkan penetapan awal Zulhijah Kemenag
361 jemaah haji Gunungkidul dipastikan sehat dan siap menjalani puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina