Advertisement
Pembangunan Dua Proyek Strategis di Gunungkidul Berjalan Lancar, Bakal Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru
Personel dari Polsek Gedangsari terlihat sedang melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Hargomulyo yang menjadi lokasi wisata dadakan. Sabtu (18/1 - 2025). / Ist / dok. Polsek Gedangsari
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Sunaryanta memastikan pembangunan dua proyek strategis, yakni Bundaran Planjan, Kapanewon Saptosari, dan Jalan Baru Clongop, Kapanewon Gedangsari berjalan lancar dan bagus.
Hal itu berdasarkan hasil peninjauannya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Gunungkidul ke lokasi dua proyek pembangunan strategis tersebut pada Senin (10/2/2025).
Advertisement
Sunaryanta mengatakan bahwa pemantauan ini dilakukan untuk memastikan progres serta kualitas hasil pembangunan yang tengah berjalan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur di kawasan pesisir selatan dan utara Gunungkidul ini memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kawasan ini menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru, yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat,” ujar Bupati Sunaryanta, Senin (10/2/2025), dilansir dari laman resmi Pemkab Gunungkidul.
Salah satu titik yang menarik perhatian dalam monitoring ini adalah Tanjakan Clongop. Setelah akses jalan baru ini dibuka, kawasan tersebut menjadi viral di media sosial dan menarik minat banyak wisatawan dari berbagai daerah, termasuk Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Lonjakan jumlah pengunjung ini juga berdampak pada meningkatnya aktivitas ekonomi di sekitar lokasi, dengan munculnya pedagang-pedagang dadakan yang berjualan di sepanjang jalur tersebut.
BACA JUGA: Jadi Spot Wisata Dadakan, Jalan Baru di Tanjakan Clongop Mulai Bermasalah dengan Sampah
Menanggapi fenomena ini, Bupati Sunaryanta menegaskan bahwa pihaknya akan segera mengatur keberadaan pedagang serta area parkir di sekitar Tanjakan Clongop. Hal ini bertujuan untuk menjaga ketertiban serta memastikan fungsi utama jalan sebagai jalur nasional tetap terjaga.
“Ke depan, kami akan menata dengan baik agar kawasan ini tetap nyaman bagi pengunjung, sekaligus memastikan jalan ini tetap berfungsi sebagaimana mestinya,” tambahnya.
Monitoring yang dilakukan Forkompimda ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan bahwa proyek infrastruktur yang dibangun dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan yang berkelanjutan serta memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan bagi masyarakat serta wisatawan yang berkunjung.
Dengan adanya pemantauan langsung seperti ini, diharapkan pembangunan di Gunungkidul dapat berjalan sesuai rencana, memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, serta meningkatkan kualitas infrastruktur di wilayah tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
BBM Terancam Mahal, Prabowo Kaji Kebijakan WFH dan Pangkas Hari Kerja
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Gusti Putri Dorong Solidaritas Perempuan DIY Lewat Agenda Mbok Mlayu
- Mudik Kulonprogo 2026: BPBD Ingatkan Jalur Longsor dan Cuaca Ekstrem
- Sleman Siapkan Rp30 Miliar Bangun Gedung Baru Perpustakaan Daerah
- Lurah Bohol Gunungkidul Divonis 1 Tahun Penjara Kasus Korupsi APBKal
- Kebakaran Bank BPD DIY KCP Wirobrajan, Dana dan Data Nasabah Aman
Advertisement
Advertisement






