Lansia Hilang 9 Hari di Paliyan Ditemukan Tewas Dekat Luweng Ngeleng
Lansia 85 tahun asal Paliyan ditemukan meninggal di Luweng Ngeleng setelah 9 hari pencarian tim gabungan.
Personel dari Polsek Gedangsari terlihat sedang melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Hargomulyo yang menjadi lokasi wisata dadakan. Sabtu (18/1/2025). - Ist / dok. Polsek Gedangsari
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul mengimbau kepada pengunjung di jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sabtu (1/2/2025) Dilakukan penyisiran di lokasi tersebut dengan menghasilkan satu truk sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, usai pembangunan jalan baru di Tanjakan Clongop menjadi spot wisata dadakan karena pemandangannya yang indah. Hampir setiap sore di lokasi ini dipenuhi pengunjung dari berbagai daerah sehingga memunculkan masalah baru.
Viralnya Tanjakan Clongop membuat banyak pedagang yang berjualan untuk memenuhi kebutuhan pengujung. Sayangnya, kesadaran Masyarakat membuang sampah dirasa masih kurang sehingga menjadi masalah tersendiri.
“Dibuang secara sembarangan mulai di pinggir, bahu jalan sampai di jurang,” kata Hary, Minggu (2/2/2025).
Menurut dia, upaya penangnaan juga sudah dilakukan dengan menyisir di sekitar lokasi. Adapun hasilnya, pada Sabtu menemukan sampah berserakan hampir satu truk di spot yang viral ini.
“Kami sudah memberikan edukasi ke pedagang agar tidak membuang sembarangan,” katanya.
Guna masalah tersebut tidak terulang, pihaknya sudah membuat surat edaran berkaitan dengan pengelolaan sampah. Diharapkan para pedagang bisa menyediakan kantong plastic untuk tempat membuang sisa makanan atau minuman dari pembeli.
“Kami tidak bisa menyediakan fasilitas sampah karena lokasi tersebut bukan rest area. Namun, tetap ada koordinasi dengan pihak terkait untuk menangani sampah yang dibuang secara sembarangan di Jalan Clongop,” ungkapnya.
Terpisah, Panewu Gedangsari, Eko Krisdiyanto saat dikonfirmasi tidak menampik adanya aktivitas pembuangan sampah secara sembarangan di spot wisata dadakan di Jalur Clongop. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya juga sudah membentuk satgas penanggulangan sampah.
“Sudah kami bentuk dan nantinya akan dioptimalkan dalam upaya penanganan sampah di sekitaran jalan baru di Tanjakan Clongop,” kata Eko.
Menurut dia, permasalahan tidak hanya berkaitan dengan sampah, tapi juga mengenai parkir sembarangan yang mengganggu aktivitas lalu lintas. Guna mengantisipasi hal ini sudah dilakukan koordinasi dengan pihak terkait dengan rencana pemasangan spanduk atau banner peringatan.
“Tidak boleh buang sampah atau parkir sembarangan. Selain itu, juga ada peringatan lokasi yang rawan longsor,” katanya. (David Kurniawan)
Foto Istimewa Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul,
Sejumlah petugas sedang melakukan penyisiran sampah yang dibuang sembarangan di jalur baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari. Sabtu (1/2/2025)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lansia 85 tahun asal Paliyan ditemukan meninggal di Luweng Ngeleng setelah 9 hari pencarian tim gabungan.
Meta merilis fitur caption dwibahasa di Instagram Edits. Kreator kini bisa menjangkau audiens global dengan dua bahasa dalam satu video.
Bursa transfer MotoGP 2027 memanas. Bagnaia pindah ke Aprilia, Jorge Martin bergabung dengan Yamaha, sementara Marc Marquez bertahan di Ducati hingga 2028.
Mesir lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Australia 4-2 lewat adu penalti berkat strategi analisis video kiper lawan.
Pengendara motor berusia 70 tahun meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan mobil di Jalan Jogja-Solo Km 10,5 wilayah Berbah, Sleman.
Argentina mengalahkan Cape Verde 3-2 lewat perpanjangan waktu dan lolos ke 16 besar Piala Dunia 2026. Messi kembali mencetak gol ketujuhnya di turnamen.