Dua Atlet Menembak Gunungkidul Bidik Tiket Olimpiade 2028
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
Personel dari Polsek Gedangsari terlihat sedang melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Hargomulyo yang menjadi lokasi wisata dadakan. Sabtu (18/1/2025). - Ist / dok. Polsek Gedangsari
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul mengimbau kepada pengunjung di jalan baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari untuk tidak membuang sampah sembarangan. Sabtu (1/2/2025) Dilakukan penyisiran di lokasi tersebut dengan menghasilkan satu truk sampah.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul, Hary Sukmono mengatakan, usai pembangunan jalan baru di Tanjakan Clongop menjadi spot wisata dadakan karena pemandangannya yang indah. Hampir setiap sore di lokasi ini dipenuhi pengunjung dari berbagai daerah sehingga memunculkan masalah baru.
Viralnya Tanjakan Clongop membuat banyak pedagang yang berjualan untuk memenuhi kebutuhan pengujung. Sayangnya, kesadaran Masyarakat membuang sampah dirasa masih kurang sehingga menjadi masalah tersendiri.
“Dibuang secara sembarangan mulai di pinggir, bahu jalan sampai di jurang,” kata Hary, Minggu (2/2/2025).
Menurut dia, upaya penangnaan juga sudah dilakukan dengan menyisir di sekitar lokasi. Adapun hasilnya, pada Sabtu menemukan sampah berserakan hampir satu truk di spot yang viral ini.
“Kami sudah memberikan edukasi ke pedagang agar tidak membuang sembarangan,” katanya.
Guna masalah tersebut tidak terulang, pihaknya sudah membuat surat edaran berkaitan dengan pengelolaan sampah. Diharapkan para pedagang bisa menyediakan kantong plastic untuk tempat membuang sisa makanan atau minuman dari pembeli.
“Kami tidak bisa menyediakan fasilitas sampah karena lokasi tersebut bukan rest area. Namun, tetap ada koordinasi dengan pihak terkait untuk menangani sampah yang dibuang secara sembarangan di Jalan Clongop,” ungkapnya.
Terpisah, Panewu Gedangsari, Eko Krisdiyanto saat dikonfirmasi tidak menampik adanya aktivitas pembuangan sampah secara sembarangan di spot wisata dadakan di Jalur Clongop. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya juga sudah membentuk satgas penanggulangan sampah.
“Sudah kami bentuk dan nantinya akan dioptimalkan dalam upaya penanganan sampah di sekitaran jalan baru di Tanjakan Clongop,” kata Eko.
Menurut dia, permasalahan tidak hanya berkaitan dengan sampah, tapi juga mengenai parkir sembarangan yang mengganggu aktivitas lalu lintas. Guna mengantisipasi hal ini sudah dilakukan koordinasi dengan pihak terkait dengan rencana pemasangan spanduk atau banner peringatan.
“Tidak boleh buang sampah atau parkir sembarangan. Selain itu, juga ada peringatan lokasi yang rawan longsor,” katanya. (David Kurniawan)
Foto Istimewa Dinas Lingkungan Hidup Gunungkidul,
Sejumlah petugas sedang melakukan penyisiran sampah yang dibuang sembarangan di jalur baru di Tanjakan Clongop di Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari. Sabtu (1/2/2025)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.
AirlineRatings.com merilis daftar 25 maskapai layanan penuh dan 25 maskapai low-cost teraman dunia 2026. Etihad dan HK Express memimpin.
Emil Audero mendapat apresiasi pelatih Rayo Vallecano setelah membantu Timnas Indonesia menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 lewat adu penalti.
Pemkab Sleman berencana membahas formasi CASN pada awal 2027. Disdik mencatat kekurangan 287 guru SD dan SMP.
Memori HP penuh? Simak cara mengosongkan penyimpanan dengan mengarsipkan aplikasi Android dan mengatur unduhan otomatis WhatsApp.
Bali United menang 6-1 atas Persijap Jepara dan naik ke peringkat ketiga Super League 2026/2027. Persijap kini menelan empat kekalahan beruntun