Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Seorang murid SDN Kotagede 3 menyantap makanan dalam program MBG, Senin (17/2/2025)./ist Pemkot JOgja
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 327 siswa SDN Kotagede 3 Jogja mendapat sarapan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (17/2/2025). Program nasional ini mulai diterapkan bertahap di wilayah Kota Jogja.
Kepala Sekolah SDN Kotagede 3, Rumgayatri, menjelaskan MBG digelar pukul 08:20 WIB. "Kami memang sengaja memulai makan bersama ini pada pukul 08:02 WIB karena bersamaan dengan waktu jam istirahat pertama," ujarnya.
Ia mengatakan program MBG di sekolahnya akan di gelar setiap hari Senin sampai Kamis. Sedangkan pada hari Jumat, pembelajaran selesai pukul 11:00 WIB, sehingga tidak ada MBG. “Ketika bulan Ramadan nanti hanya diberikan satu kali pada saat acara buka puasa bersama di sekolah," jelasnya.
Total siswa dari kelas I hingga kelas VI berjumlah 327 orang. Ia pun mengungkapkan bahwa para siswa sangat antusias dengan program MBG ini. Untuk menu MBG di hari pertama adalah nasi ayam goreng, tahu bacem.
Sementara untuk sayurannya adalah sayur boncis dan wortel serta dilengkapi buah pisang. "Untuk penentuan menu makanan langsung ditentukan oleh pihak katering yang ditunjuk oleh Badan Gizi Nasional [BGN], jadi pihak sekolah tidak ikut campur," paparnya.
Ia berterima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan gizi para siswanya. "Kami sangat mendukung karena kebutuhan siswa SDN Kotagede 3 terpenuhi, selain itu para siswa juga belajar bagaimana pentingnya menjaga pola makan yang baik," ungkapnya.
BACA JUGA: Menu Hari Pertama MBG di Kapanewon Sleman: Nasi Telur, Ayam, Sayur Wortel, dan Susu
Meski sekolahnya telah mendapatkan program MBG, pihaknya masih membuka kantin disekolah. "Kantin milik kami ini kantin sehat, kantin tetap buka, ini untuk jaga-jaga jika para siswa masih merasa lapar," jelasnya.
Ia berharap program ini dapat terus berjalan dengan dukungan berbagai pihak sehingga nantinya akan berdampak pada meningkatnya performa siswa saat belajar, sehingga meningkat pula torehan prestasi mereka. "Program ini juga dapat mengurangi intensitas anak-anak untuk membeli jajan sembarangan," katanya.
Salah satu siswa SDN Kotagede 3, Muhammad Rafa, terlihat begitu antusias menyantap makanan yang diterimanya dalam program yang perdana dilaksanakan ini. "Menu makanannya lengkap, ada buahnya juga, begitu dapat langsung saya habiskan," ujarnya.
Siswa lainnya, Rizky Putra Ramadhan, juga mengaku senang dengan menu makanan yang diberikan, apalagi yang mengandung protein seperti daging. "Senang, ayamnya banyak. Saya suka yang lauk daging-dagingan,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS hari ini diprediksi melemah di Rp17.540-Rp17.590. Simak sentimen global dan domestiknya.
Perbasi Kulonprogo menggelar Binangun Basketball Championship 2026 untuk membina atlet muda sekaligus mengalihkan pelajar dari kecanduan gadget.
MSI mendorong pengembangan singkong di DIY untuk mendukung target bioetanol E20 pada 2028 dengan jaminan pasar dan harga bagi petani.
Menko Pangan Zulhas memastikan bantuan pangan beras berlanjut hingga Desember 2026 dengan tambahan alokasi 1 juta ton untuk tiga bulan.
Sebanyak 847 peserta dan ofisial dari 12 provinsi mulai tiba di Jateng untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI di Semarang pada 11-20 September 2026.