Advertisement
Jadi Tuan Rumah Peprada DIY 2025, Kotingen Gunungkidul Yakin Tak Jadi Juru Kunci
Ilustrasi atlet difabel. / Antara
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Keluarga Besar National Paralympic Committee (NPC) Gunungkidul antusias menyambut gelaran Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2025. Rencananya even ini digelar pada Agustus mendantang.
Ketua NPC Gunungkidul, Untung Subagyo mengatakan, Gunungkidul dipercaya menjadi tuan rumah gelaran Peparda 2025. Kepercayaan ini disambut dengan antusias dan memberikan rasa keyakinan tinggi untuk bisa berprestasi di ajang olahraga bagi warga berkebutuhan khusus.
Advertisement
“Kami mengambil slogan Ora Wutuh Apuh. Kami yakin para atlet bisa mencatatkan prestasi yang gemilang,” kata Untung kepada wartawan, Selasa (18/2/2025).
Untuk kesiapan, ia mengakui para atlet telah mengagendakan latihan secara berkala. Sebagai tuan rumah, ada target dapat meraih medali emas.
“Semangat dari para atlet terus menyala dan ini menjadi modal untuk meraih prestasi tertinggi sehingga Gunungkidul tidak lagi menjadi juru kunci di peparda,” katanya.
Untung berharap, bupati dan jajarannya bisa memberikan dukungan secara berkelanjutan dan penuh sehingga dapat memotivasi para atlet. “Dukungan ini menjadi modal karena memberikan penyemangat bagi para atlet saat tampil di ajang Peparda 2025,” ungkapnya.
BACA JUGA: Program Makan Bergizi Gratis di Gunungkidul, Masih Butuh 40 Dapur Sehat untuk Pengolahan
Bupati Gunungkidul, Sunaryantan mengatakanpemkab siap mendukung penyelenggaraan Peparada IV yang diselenggarakan di Gunungkidul. “Kita jadi tuan rumah. Jadi, tidak hanya sukses jadi penyelenggara, tapi juga harus bisa meraih prestasi tinggi. Terima kasih kepada para atlet yang telah berdedikasi tinggi dan menyumbang banyak prestasi telah diraih,” katanya.
Menurut Sunaryanta, kunci utama dalam berprestasi adalah menjaga kesehatan. Oleh karena itu, para atlet diminta menjaga kesehatan sehingga tetap bisa berlatih dengan tekun hingga jelang pelaksanaan Peparda yang diselengarakan Agustus 2025.
“Gunungkidul bisa mengukir sejarah baru. Dengan semangat juang tanpa batas menjadi kunci utama menuju kemenangan yang diimpi-impikan,” ungkapnya.
Bupati menambahkan, setiap orang memiliki kekurangan maupun kelebihan pada dirinya sendiri. Ia berpenndapat, kekurangan atau kelebihan yang dimiliki bukan menjadi penghalang karena untuk berprestasi harus kerja keras dan berdisiplin.
“Tetap semangat berlatih untuk meraih hasil yang terbaik,” kata Sunaryanta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh
Advertisement
Berita Populer
- Polda DIY Matangkan Pengamanan Lebaran Lewat Latpraops Ketupat Progo
- Zakat Fitrah 2026 di DIY Rp45.000, Baznas Jamin Tak Terkait MBG
- Tebing 25 Meter Masih Labil, Warga Sriharjo Bantul Diminta Mengungsi
- KWT di Bantul Menanti Peluang Jadi Pemasok Bahan Baku Program MBG
- Ganti Rugi Tol Jogja-YIA di Wates Cair hingga Rp6 Miliar per Bidang
Advertisement
Advertisement








