CKG Ungkap 60%-65% Lansia di Jogja Terdeteksi Hipertensi, Diabetes
CKG Kota Jogja menemukan 60%-65% dari 23.000 lansia yang diperiksa terdeteksi hipertensi dan diabetes.
Ramadan - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Jam pelajaran sekolah jenjang taman kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Bantul akan dikurangi selama bulan puasa Ramadan. Selain itu libura di awal dan akhir puasa Ramadan telah ditetapkan pemerintah.
Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Bantul mengimbau agar orang tua meningkatkan pendampingan pembelajaran siswa selama Ramadan. Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto menuturkan ada pengurangan waktu sekitar 5 menit untuk satu jam pelajaran di jenjang TK, SD, SMP dan pendidikan kesetaraan.
Adapun jenjang TK diterapkan 25 menit untuk satu jam pelajaran, SD diterpakan 30 menit untuk satu jam pelajaran, SMP diterapkan 35 menit untuk satu jam pelajaran, dan pendidikan kesetaraan diterpakan 40 menit untuk satu jam pelajaran.
BACA JUGA : Niat Puasa Ramadan, Lafal dan Artinya, Baca di Sini
"Pengurangan jam pelajaran tersebut berlaku pada 6 hingga 25 Maret 2025," ujarnya, Selasa (25/2/2025).
Kemudian pada 27 dan 28 Februari 2025, dan 3, 4 dan 5 Maret 2025 kegiatan belajar siswa dilakukan secara mandiri di lingkungan keluarga atau libur awal dan akhir puasa Ramadan. Nugroho menambahkan selama ramadan satuan pendidikan juga diminta untuk menerapkan kegiatan yang bermanfaat untuk meningkatkan iman dan takwa, akhlak muli, kepemimpinan dan kegiatan sosial yang membentuk karakter siswa.
"Bagi siswa yang beragama Islam dianjurkan melaksanakan tadarus Alquran, dan pesantren kilat," ujarnya.
Selain itu menurut Nugroho, kajian keislaman dan kegiatan serupa untuk meningkatkan takwa dan akhlak juga dapat menjadi pilihan.
Adapun siswa yang beragama non Islam, dianjurkan melakukan kegiatan keagamaan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing. Pada 26-Maret dan 2-8 April 2025 ditetapkan sebagai libur bersama Idul Fitri di satuan pendidikan. Kemudian kegiatan pembelajaran dilakukan kembali pada 9 April 2025.
BACA JUGA : Jadwal Imsakiyah Wilayah DIY Selama Ramadan 2025 Versi Kemenag
"Selama ramadan, orang tua diminta untuk membimbing dan mendampingi siswa dalam pelaksanaan ibadah dan memantau mereka melakukan kegiatan belajar mandiri yang telah ditetapkan," ujarnya.
Kepala Kanwil Kemenag Bantul, Ahmad Shidqi menyampaikan sekolah-sekolah dibawah Kemenag juga akan menyesuaikan jam belajar mengajar selama ramadan. "Diharapkan sekolah atau madrasah bisa mengisi ramadan dengan kegiatan yang positif untuk mendukung religiusitas siswa," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CKG Kota Jogja menemukan 60%-65% dari 23.000 lansia yang diperiksa terdeteksi hipertensi dan diabetes.
Wamenaker Afriansyah Noor mengingatkan calon pekerja migran memilih jalur resmi dan menguasai bahasa asing sebelum bekerja ke luar negeri.
Bitcoin sempat menembus US$87.200. Simak faktor pendorong penguatan dan imbauan bagi investor menghadapi volatilitas pasar kripto.
Kebakaran rumah di Sragen diduga akibat korsleting listrik. Uang Rp50 juta dan dua sepeda gunung hangus, dua anggota keluarga jadi korban.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.