Modus Lempar Paket ke Dalam Lapas Digagalkan, Diduga Berisi Sabu
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Potret pembangunan Tol Jogja-Solo segmen Klaten-Prambanan di Gerbang Tol Prambanan pada Sabtu (30/11/2024)./Harian Jogja - Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, JOGJA—Tol Jogja-Solo akan beroperasi fungsional hingga Kalasan, Sleman, DIY pada mudik Lebaran 2025 mendatang. Khusus segmen Prambanan-Sleman akan dioperasikan satu arah menuju ke Jogja.
Adapun pintu tol akan menggunakan exit toll sementara yaitu exit toll Tamanmartani, karena berada di wilayah Kalurahan Tamanmartani, Kalasan Sleman. Adapun exit toll sebenarnya berada di sebelah baratnya lagi yang belum tuntas dibangun yaitu di Simpang Susun Purwomartani yang nanti akan terhubung ke exit toll Prambanan. Untuk keperluan operasional fungsional maka menggunakan exit toll Tamanmartani.
Pemudik dari tol Trans Jawa baik dari arah Jakarta maupun Surabaya akan lebih cepat sampai ke Jogja jika Tol Jogja-Solo ini telah dibuka hingga Sleman. Pemudik dari Jakarta maupun Surabaya akan bertemu di Simpang Susun Kartasura kemudian sama-sama mengambil jalur ke arah Yogyakarta.
BACA JUGA : Tol Jogja-Bawen Junction Sleman-SS Banyurejo Dipatok Rampung 2026
Setelah melewati exit tol Banyudono, Boyolali, selanjutnya pemudik bisa terus melanjutkan perjalanan. Akan melewati beberapa exit toll seperti Kanoman, Klaten; exit toll Ngawen Kota Klaten dan Exit Toll Prambanan Klaten. Setelah tiba di exit toll Prambanan, Klaten pemudik lebaran 2025 bisa terus melanjutkan perjalanan. Maka akan segera tiba di exit toll Tamanmartani yang berada di wilayah Kalasan, Sleman.
Exit toll fungsional ini langsung terhubung dengan Jalan Raya LPMP. Selanjutnya pemudik lebaran bisa mengambil arah ke Jalan Jogja-Solo dengan mengambil arah ke kiri atau ke selatan di Jalan Raya LPMP setelah keluar dari exit toll. Selanjutnya akan tiba di pertigaan Raden Ronggo atau di sisi barat RS Bhayangkara.
Ruas dari exit toll Tamanmartani hingga pertigaan Raden Ronggo tersebut diperkirakan akan terjadi kepadatan karena adanya lampu bangjo yang terhubung dengan Jalan Jogja-Solo. Akan tetapi pemudik dengan tujuan wilayah DIY sisi utara atau Sleman utara bisa menghindari ruas ini dengan berbelok ke kiri atau ke utara setelah keluar dari exit toll Tamanmartani. Dengan berbelok ke utara pemudik bisa mengarah ke Jalan Raya Selomartani yang nanti bisa terhubung ke Tajem, Maguwoharjo maupun Jalan Kaliurang.
Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Yuswanto Ardi harus memikirkan secara detail rekayasa arus lalu lintasnya karena exit toll Tamanmartani berada di wilayah permukiman padat pendudukan. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan rekayasa adalah kapasitas jalan arteri yang akan menjadi tampungan dari ruas tol serta faktor aktivitas masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah Exit Toll Tamanmartani.
"Karena Exit Toll Tamanmartani berada pada daerah kawasan padat penduduk, sehingga pola pergerakan masyarakat tentunya akan meningkat pada waktu-waktu yang akan bersamaan dengan jalur mudik," terang Ardi pada Kamis (27/2/2025).
Pengoperasian secara fungsional tol Jogja-Solo hingga Kalasan, Sleman itu menjadi momen pertama. Oleh karena itu rekayasa lalu lintas yang digunakan kata Ardi harus berdasarkan pada riset awal yaitu penghitungan kapasitas dengan seteliti mungkin.
"Jadi kapasitas 1.600 sampai 1.800 yang akan mengampu 5.400 kendaraan itu saya mengharapkan diturunkan kapasitasnya 20% di arteri itu dengan asumsi akan banyak hambatan-hambatan samping," ujar Ardi.
Pasalnya pada saat lebaran, Ardi mengatakan pasti ada masyarakat yang melakukannya mobilitas halal bihalal maupun kumpul keluarga, hingga menggunakan ruas jalan sebagai tempat parkir. Hal-hal tersebut imbuh Ardi harus dipertimbangkan.
"Artinya, besar harapan saya, hitungan-hitungan teknis ini secara teori menjadi dasar pertimbangan bagaimana cara bertindak kami di lapangan agar untuk masyarakat yang menggunakan pelayanan tol ini betul-betul puas bahwa jalan tol dan pelayanan pengamanan lebaran tidak menimbulkan hambatan yang berarti," katanya.
Sebelumnya pada Rabu (26/2/2025) Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-DIY Khusairi menjelaskan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani nanti akan dibuka fungsional satu jalur saat periode mudik.
"Jadi fungsional ini sifat terbatas, itu dengan satu jalur, yaitu jalur B dan khusus digunakan untuk kendaraan Golongan 1, yang rencana kami operasionalkan, fungsionalkan dari jam 6 pagi sampai jam 6 sore," jelasnya m
Kendati demikian rencana fungsional Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Tamanmartani tersebut kata Khusairi bisa berubah tergantung dari diskresi dari pihak kepolisian.
"Itu, tol ini akan difungsikan apabila di Gate Tol Prambanan kami prediksikan kendaraan sudah melewati 1.000 yang melewati tol Prambanan,dan atau ekornya lebih panjang dari 500 meter. Maka tol Prambanan-Purwomartani, itu sekitar 6,7 [kilometer] akan kami fungsikan dan rencanakan Exit Tol sementaranya melewati di daerah Tamanmartani, di jalan Kabupaten, di dekat LPMP," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Lapas Kelas I Semarang menggagalkan penyelundupan diduga sabu dan ratusan butir obat melalui modus pelemparan paket dari luar.
Gubernur NTT Melki Laka Lena menetapkan status tanggap darurat gempa selama 14 hari, mulai 15 hingga 28 Agustus 2026.
PLN siagakan 45.000 personel dan cadangan daya 9 GW untuk mengamankan kelistrikan nasional saat HUT ke-81 RI.
Dua desainer kebaya dari DIY lolos tingkat regional Fatmawati Trophy 2026 dan akan bersaing di tingkat nasional di Bali pada Oktober 2026.
Gempa NTT M7,7 membuat lebih dari 5.000 warga mengungsi. Tiga kabupaten menetapkan status tanggap dan siaga darurat.
Gebyar Fest 81 Bank Jateng melibatkan 1.100 debitur dengan penyaluran kredit Rp279 miliar serta 453 booth UMKM.