Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Suasana arus lalu lintas di Gerbang Tol Cikampek Utama. ANTARA/HO - Jasa Marga
Harianjogja.com, JOGJA—Pada lebaran 2025 ini, diperkirakan pemudik ke Jogja melalui jalur darat akan lebih tinggi dibanding libur natal dan tahun baru (nataru) lalu. Akses yang semakin dekat dan diskon tarif tol menjadi faktornya.
Kabid Pengendalian Operasional (Dalops) Dinas Perhubungan DIY, Sumariyoto, menjelaskan ia belum bisa menyampaikan prediksi berapa banyak jumlah pemudik yang datang ke Jogja, karena belum diumumkan dari Kementerian Perhubungan.
Meski demikian, diperkirakan jumlah pemudik lewat jalur darat akan lebih tinggi dibanding nataru. “Aksesnya lebih mudah dengan fungsional tol sampai Tamanmartani, kemudian kebijakan pusat mengurangi tarif tol 20 persen. Itu memicu orang untuk mobile,” katanya, Senin (3/3/2025).
BACA JUGA: Tarif Tol Trans Jawa Mudik Lebaran Seusai Diskon 20 Persen
Hal ini berbeda dengan libur nataru 2024-2025 lalu, dimana fungsional tol baru sampai Jogonalan, Klaten. Dari catatan Dinas Perhubungan DIY, pada periode libur nataru tersebut, tercatat pergerakan wisatawan sekitar 9,4 juta orang.
Untuk menghadapi mudik lebaran 2025 nanti, pihaknya saat ini tengah menyiapkan konsep dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait. “Besok akan rapat dengan stakeholder terkait. Kalau dari kami sendiri akan traffic counting, ramp check di garasi bus pariwisata,” paparnya.
Setelah rapat koordinasi itu, akan dilakukan survey titik-titik rawan kemacetan. Jika melihat dari tahun-tahun sebelumnya, beberapa titik rawan kemacetan diantaranya Prambanan, Pathuk dan beberapa titik di Kota Jogja.
“Kalau yang macet benar-benar parah di sekitar Kota Jogja. Kalau yang lain masih bisa diurai, meskipun jalannya pelan. Untuk Prambanan juga masih bisa diurai, berkoordinsi dengan kepolisian DIY dan Jawa Tengah. Penutupan U Turn juga dilakukan untuk memperlancar arus,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta menunda keberangkatan 89 calon haji nonprosedural yang memakai visa kerja hingga iqama.
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.