Advertisement
Kulonprogo Siap Menyambut Wisatawan

Advertisement
Dalam acara Podcast Obsiku, Dinas Komunikasi dan Informatika Kulonprogo, Senin (24/3/2025), Bupati Kulonprogo, Dr. R. Agung Setyawan, ST, M.Sc, MM menegaskan pemkab bersama stakeholders di daerah, siap menyambut dan memastikan keamanan pemudik dan wisatawan yang akan masuk dan berkunjung ke Kulonprogo.
Di Kulonprogo, kata Agung, banyak pilihan obyek wisata, dari pegunungan sampai pantai. Ia mencontohkan, desa wisata Tinalah, Kedung Pedhut, air terjun Kembang Soka, pantai Glagah, waduk Sermo dan sebagainya.
Advertisement
Host Amel, nama lengkapnya Amalia Miftachul Chasanah, menanyakan kesiapan pemkab menyambut wisatawan yang datang. Wakil Bupati Kulonprogo, Ambar Purwoko menjawab, Kulonprogo adalah pintu gerbang bagian barat bagi pemudik dan wisatawan yang akan memasuki Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Pemkab dan forkopimda sudah aktif berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk persiapan pengamanan arus lalu lintas.
“Kulonprogo adalah Latare Wong neng Jogja, Kulonprogo harus memberikan pelayanan yang prima dengan cara kita harus membikin pos-pos di beberapa titik, termasuk kita utamakan di bagian perbatasan dan titik tertentu yaitu bagian crusial atau crowded,” ujar Ambar.
Selain dalam pengaturan arus lalu lintas, Pemkab Kulonprogo juga telah mempersiapkan berbagai hiburan seperti destinasi wisata dan event yang dapat di kunjungi oleh pemudik dan wistawan. Dari mulai wisata pegunungan pantai, air terjun, kuliner dan event festival tersedia.
Ambar menyebutkan, beberapa event wisata termasuk ada festival menoreh, festival laguna glagah dan sebagainya. "Tinggal pilih, karena di Kulonprogo opo-opo ono,” jelasnya.
Agung mengingatkan kepada seluruh masyarakat yang akan mudik agar tetap aman dan nyaman selama perjalanan.
“Pastikan sehat secara fisik dan mental bagi para pemudik. Pastikan kendaraan yang dipakai untuk mudik adalah kendaraan yang layak jalan. Patuhi rambu lalu lintas di jalan. Selalu waspada, istirahat secara berkala apabila kondisi badan sudah capek atau mengantuk,” pesan Agung.
Hari Raya Idul Fitri, selalu identik dengan berbelanja. Banyak dari masyarakat membeli baju baru, makanan, serta hadiah untuk keluarga. Namun, hal ini jika tidak dikelola dengan baik, dapat berpengaruh pada pengeluaran yang tidak terkontrol dan mengganggu kondisi keuangan setelah Lebaran. Bupati Kulonprogo berpesan agar masyarakat tetap berbelanja secara bijak.
“Pesan saya, bijaksanalah dalam pemanfaatan keuangan karena kebutuhan bukan hanya untuk di hari lebaran, kebutuhan itu juga diperlukan untuk setelah lebaran. Sehingga pandai-pandailah dan bijaksanalah dalam menata keuangan, belilah yang di butuhkan hindarkan pembelian mubadzir yang tidak diperlukan”, tegas Agung.
Di akhir podcast Bupati dan Wakil Bupati Kulonprogo, berpesan agar masyarakat dapat memanfaatkan momentum Idhul Fitri untuk saling memaafkan kepada keluarga, teman dan handaitaulan, kembali ke fitri, kepada kesucian. Dan nantinya dapat semakin produktif dalam berkarya dan bersama-sama mewujudkan masyarakat Kulonprogo semakin maju dan sejahtera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement

Taman Wisata Candi Siapkan Atraksi Menarik Selama Liburan Lebaran 2025, Catat Tanggalnya
Advertisement
Berita Populer
- Dispar Jogja Targetkan Kunjungan Wisatawan Capai 5,5 Juta Sepanjang 2025
- Jadwal SIM Keliling di Gunungkidul 27-28 Maret 2025
- Top Ten News Harianjogja.com, Kamis 27 Maret 2025, Prabowo Buka Puasa Bersama Jokowi, Aturan Takbir Keliling, PDAM Jogja Beri Diskon 75 Persen
- Petenis Junior Berpeluang Perbaiki Peringkat di Ajang Piala Walikota Jogja 2025
- Link Live Streaming CCTV di Jogja untuk Memantau Lalu Lintas Libur Lebaran 2025
Advertisement
Advertisement