Malioboro Diserbu 50.138 Wisatawan, Malam Jadi Puncak Keramaian
Malioboro dipadati 50.138 wisatawan saat long weekend. Puncak kunjungan terjadi malam hari di Jogja.
Petugas kepolisian berpatroli di Pantai Parangtritis. /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang anak laki-laki yang merupakan wisatawan asal Surabaya menjadi korban kecelakaan laut (laka laut) Pantai Parangtritis berhasil diselamatkan pada Minggu (13/4/2025).
Kasi Humas Polres Bantul, AKP I Nengah Jeffry Prana Widnyana mengatakan korban laka laut berinisial GCO, 11, laki-laki asal Surabaya. Saat itu, korban bersama rombongan Pondok Pesantren Manarul Huda Mojokerto tiba di Pantai Parangtritis sekitar pukul 10.30 WIB. Setibanya di pantai, rombongan tersebut lalu bermain air di sekitar pantai.
BACA JUGA: Wisatawan Asal Banjarnegara Terseret Ombak Pantai Parangtritis Belum Ditemukan
Kemudian sekitar pukul 12.24 WIB, korban terbawa arus hingga ke tengah pantai. Melihat kejadian tersebut, petugas segera menolong korban. "Korban berhasil diselamatkan petugas," katanya, Minggu (13/4/2025).
Jeffry menyampaikan sebelum kejadian, korban bersama rombongan sudah berulang kali ditingkatkan petugas, tetapi tidak diindahkan.
Dia berharap wisatawan mematuhi himbauan petugas untuk tidak bermain air dan menghindari palung yang ada di Pantai Parangtritis. Dia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.
Sebelumnya seorang wisatawan berinisial P, 35, warga Banjarnegara, yang menjadi korban laka laut Pantai Parangtritis pada Sabtu (12/4/2025), masih belum ditemukan hingga Minggu (13/4/2025) siang. Tim SAR gabungan masih terus mencari keberadaan korban.
"[Korban] Masih dalam pencarian oleh Tim SAR gabungan," kata Humas Basarnas Jogja, Pipit Eriyanto, Minggu (14/4/2025).
BACA JUGA: 2 Wisatawan Asal Banjarnegara Terseret Ombak di Pantai Parangtritis, 1 Orang Hilang
Pipit mengaku proses pencarian masih akan dilakukan petugas hingga sore ini. Sebelumnya, P bersama dengan RA, 17, warga Banjarnegara, menjadi korban laka laut Pantai Parangtritis sekitar pukul 12.00 WIB. Keduanya merupakan satu rombongan wisatawan asal Banjarnegara yang bermaksud datang ke Pantai Parangtritis untuk berwisata.
"Sekitar pukul 12.00 WIB, korban bersama rombongan langsung menuju Pantai untuk bermain air. Korban sudah diperingatkan beberapa kali oleh petugas yang berjaga di lokasi, namun kurang diindahkan, sehingga kedua korban terseret arus ke tengah dan tenggelam," katanya.
Kemudian, petugas Tim SAR Rescue Istimewa Wilayah III dan SAR Ditpolairud Polda DIY segera memberikan pertolongan kepada korban. Petugas menggunakan peralatan water rescue, beach patrol, dan drone untuk melakukan pencarian dengan pemantauan udara. Namun, hanya korban RA yang terselamatkan. Adapun korban P masih dalam pencarian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Malioboro dipadati 50.138 wisatawan saat long weekend. Puncak kunjungan terjadi malam hari di Jogja.
Gempa Sukabumi Magnitudo 4,5 mengguncang Jawa Barat akibat aktivitas sesar aktif bawah laut, BMKG pastikan belum ada gempa susulan.
DPAD DIY mengakuisisi untuk mengelola arsip termasuk arsip pribadi, seniman, budayawan dan arsip-arsip yang menyimpan memori kolektif.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Bank Indonesia mencatat pertumbuhan utang luar negeri Indonesia triwulan I 2026 melambat, dengan rasio ULN terhadap PDB turun menjadi 29,5 persen.
KPK menjadwalkan ulang pemeriksaan Muhadjir Effendy dalam kasus dugaan korupsi kuota haji setelah saksi meminta penundaan.