Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Suasana peresmian Lumbung Mataram di Nglipar yang dihadiri Sri Sultan HB X, Senin (4/12/2023). - Harian Jogja
Harianjogjacom, JOGJA—Pemda DIY akan menindaklanjuti program pemerintah pusat tentang Koperasi Desa Merah Putih. Lumbung Mataraman yang sudah ada di beberapa wilayah akan diberdayakan menjadi Koperasi Desa Merah Putih.
Sekda DIY, Beny Suharsono, menjelaskan untuk program Koperasi Desa Lumbung Mataraman pihaknya tidak mengubah BUMDes atau koperasi yang sudah ada. “Tetapi akan mendesain Lumbung Mataraman itu untuk menjadi Koperasi Merah Putih,” ujarnya, Rabu (23/4/2025).
Lumbung Mataraman didesain ulang untuk Koperasi Desa Merah Putih karena bisa berkontribusi terhadap masyarakat sekitar dengan mengolah tanaman pangan, menjadi pendukung ketahanan pangan untuk kebutuhan masyarakat lokal.
"Sehingga kalau itu bisa didorong, maka bisa disambungkan juga dengan makan bergizi gratis. Supaya punya kekuatan, maka dibuatlah pendirian baru, namanya Koperasi Merah Putih. Titik-titik itu sudah ada, sekurang-kurangnya sudah ada 11 titik Lumbung Mataraman yang bisa diberdayakan untuk Koperasi Merah Putih," ungkapnya.
11 titik Lumbung Mataraman itu tersebar di empat kabupaten, dengan yang paling banyak di Gunungkidul. Adapun di Kota Jogja tidak ada Lumbung Mataraman, maka konsep Koperasi Desa Merah Putih akan disesuaikan dengan potensi masing-masing wilayah.
"Nanti Koperasi Merah Putih bergerak di bidang apa? Di kota, menyesuaikan. Kan kebetulan tidak harus koperasi simpan-pinjam, bisa koperasi jasa, bisa koperasi kuliner, bisa koperasi yang bergerak di bidang perkoperasian. Tapi diberi nama Koperasi Merah Putih," kata dia.
BACA JUGA: Mengenang Hamzah Sulaeman, Pemilik Hamzah Batik yang Wafat di Usia 75 Tahun
Nantinya, ditargetkan semua kalurahan dan kelurahan akan membentuk Koperasi Desa Merah Putih. Di tingkat nasional, ditargetkan terbentuk 8.000 Koperasi Desa Merah Putih. "Untuk pendanaannya dari pusat. Kalau sudah berdiri itu kan juga usaha koperasi. Kan tidak bisa kalau itu didanai terus, dibantu terus-menerus. Untuk anggarannya kita belum bicara anggaran," ungkapnya.
Kepala Dinas Kuperasi dan UKM DIY, Srie Nurkyatsiwi, menuturkan progress pembentukan Koperasi Desa Merah Putih di DIY saat ini masih terus berproses. "Kita berproses dengan tahapan. Koordinasi dengan kabupaten/kota sampai kelurahan/kalurahan," ujarnya.
Dinas terkait di kabupaten/kota sudah melakukan pemetaan dan koordinasi terkait tindak lanjut program ini dengan mendasari pada petunjuk pelaksanaan yang sudah ada. "Kami juga menyusun timeline dan berkoordinasi dengan Ikatan Notaris Indonesia," katanya.
Ia belum bisa memastikan berapa banyak Koperasi Desa Merah Putih yang akan terbentuk pada tahap awal ini, karena masih terus berproses. "Koordinasi dilakukan dengan muskal [musyawarah kalurahan] juga," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Marselino Ferdinan resmi bergabung dengan Persija Jakarta dengan kontrak dua musim. Ia masih menjalani pemulihan cedera sebelum tampil.
Kasus DBD Gunungkidul mencapai 216 hingga September 2026. Ponjong menjadi wilayah dengan kasus terbanyak, yakni 64 kasus.
WNI tertentu kini bisa menggunakan eTA untuk ke Kanada tanpa visitor visa. Simak syarat, biaya, masa berlaku, dan cara mengajukan eTA.
Volkswagen recall 208.724 SUV di AS karena baut rak kemudi bisa korosi dan patah. Cek Tiguan, Atlas, dan Audi Q3 yang terdampak.
Erin Wartia resmi mengganti username Instagram menjadi @erintrygina setelah proses dengan Meta. Nama Taulany kini tak lagi digunakan.