Advertisement
Kulonprogo Gelontorkan Rp2,2 Miliar untuk Pengadaan Lampu Jalan
Petugas UPT PPJU Dinas Perhubungan Kulon Progo saat meninjau lokasi pemasangan LPJU di salah satu wilayah belum lama ini. Dishub Kulon Progo menganggarkan lebih dari Rp22 miliar untuk pengadaan LPJU tahun 2025. - Dok. Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPOGO—Dinas Perhubungan (Dishub) Kulon Progo menyiapkan anggaran lebih dari Rp2,2 miliar untuk pengadaan dan pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di tahun 2025. Upaya ini dilakukan guna meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat di malam hari saat berkendara.
Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemelihara Penerangan Jalan Umum (UPT PPJU) Dinas Perhubungan Kulonprogo, Iswanta menerangkan, alokasi dana tersebut bersumber dari APBD murni dan akan digunakan untuk pemasangan LPJU di 152 titik yang tersebar di 12 kapanewon.
Advertisement
"Yang kami pasang LPJU terutama di lokasi rawan kecelakaan, seperti persimpangan, tanjakan, dan turunan. Kami juga memprioritaskan wilayah fasilitas umum serta kelurahan yang selama ini belum memiliki penerangan jalan," kata Iswanta, Jumat (25/4/2025).
BACA JUGA: Operasional Pemeliharaan Lampu Jalan di Kulonprogo Terdampak Pemangkasan Anggaran
Menurutnya, dari hasil kajian teknis mengidentifikasi tiga ruas jalan utama kabupaten dengan kepadatan lalu lintas tinggi sebagai prioritas utama pemasangan LPJU. Ketiganya adalah Jalan Kenteng–Cangakan, Jalan Kepek–Girimulyo–Pengasih, dan Jalan Mandung. Pada ruas-ruas ini, tahun ini akan dipasang masing-masing 4 LPJU di Jalan Kenteng–Cangakan, 9 titik di Jalan Kepek–Girimulyo, serta 13 titik di kawasan industri Sentolo.
Proses pembangunan kini masih berada pada tahap perencanaan dan survei lapangan. Pihaknya menggunakan KWH meter sebagai alat ukur dalam survei untuk menentukan jarak antar tiang dan kebutuhan teknis lainnya sebelum menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB).
"Perencanaan ini akan berlangsung selama dua bulan. Kalau sesuai rencana, pengerjaan fisik dan proses pengadaan dimulai sekitar Juli atau Agustus. Agustus nanti, sudah ada beberapa LPJU yang menyala," ucapnya.
Selain dana APBD, pengadaan LPJU tahun ini juga didukung Dana Keistimewaan (Danais) yang akan dipasang di 25 titik. Sebanyak 20 titik berada di kawasan Kota Wates dan 5 titik lainnya di sekitar Embung Tonogoro. Total Danais yang dialokasikan mencapai Rp750 juta.
BACA JUGA: Dampak Efisiensi Anggaran, Pemkab Bantul Kemungkinan Pangkas Jatah Lampu Penerangan Jalan
"LPJU yang didanai Danais memiliki spesifikasi lebih tinggi. Per tiang bisa mencapai Rp27 juta karena dilengkapi ornamen dan sistem smart lighting yang dapat terhubung ke internet. Sementara yang reguler dari APBD per tiang hanya Rp15 juta," ujarnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kulon Progo, Ariadi menyampaikan, secara keseluruhan, cakupan LPJU di wilayah kabupaten masih relatif rendah.
"Saat ini baru sekitar 16 persen jalan kabupaten yang tercakup LPJU. Jika ditambah jalan provinsi dan nasional, totalnya baru mencapai 20 persen. Kami akan terus bertahap memperluas cakupan, terutama di wilayah rawan kecelakaan dan sekitar fasilitas umum," kata Ariadi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KJRI Jeddah: Jemaah Umrah Korban Bus Terbakar Pulang 31 Maret
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal Prameks 28 Maret dari Jogja ke Kutoarjo, Ini Rinciannya
- Empat Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 28 Maret 2026
- Nelayan Bantul Hilang di Muara Opak, Motor Terparkir di Hutan Mangrove
- Tabrakan Maut Lawan Truk Hino di Jalur Jogja-Wonosari, Pemotor Tewas
- Diguyur Hujan Deras, GT Purwomartani Sempat Ditutup Sementara
Advertisement
Advertisement







