Tingkatkan Kunjungan, Pemkot Solo Promosikan Wisata ke Gunungkidul
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
Plt Mantri Pamong Praja (MPP) Kemantren Jetis, Syarief Teguh Prabowo (pertama dari kanan), Sementara Regional Head KB Bank Jateng-DIY, Esther Aminoto (kedua dari kanan), dan Ngumpul Guyub Syawalan Gayeng, Sambung Rasa Sambung Rejeki, Pemimpin Bank BPD DIY Capem PDAM Tirta Marta Jetis, Dwi Purwanto memaparkan mengenai peran perbankan untuk mendukung UMKM di Halaman Kemantren Jetis, Senin (28/4/2025). Harian Jogja - Stefani Yulindriani
JOGJA--Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kota Jogja mencapai ribuan. Karena itu, Bank BPD DIY dan KB Bank hadir untuk mendorong perkembangan UMKM di Kota Jogja.
Plt Mantri Pamong Praja (MPP) Kemantren Jetis, Syarief Teguh Prabowo menuturkan, Kemantren Jetis memiliki daya tarik sebagai kawasan pertokoan dan wisata yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Jetis.
"Tetapi memang beberapa waktu ini trendnya turun, karena arahnya ke wisata pantai. Belanja ke toko [menurun]," katanya dalam Ngumpul Guyub Syawalan Gayeng, Sambung Rasa Sambung Rejeki, di Halaman Kemantren Jetis, Senin (28/4/2025).
Padahal menurut Syarief, keberadaan pertokoan yang sebagian merupakan UMKM di Kemantren Jetis menjadi potensi pengembangan ekonomi setempat. Dia menambahkan, UMKM yang ada dengan berbagai sektor usaha, antara lain produk oleh-oleh, alat jahit dan fashion, dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat setempat.
Karena itu menuturnya perlu ada kolaborasi antara UMKM dengan perbankan untuk mendorong perkembangan UMKM di Kemantren Jetis.
Sementara Regional Head KB Bank Jateng-DIY, Esther Aminoto menyampaikan KB Bank senantiasa meningkatkan akses modal untuk UMKM lokal di Indonesia. Menurutnya saat ini perlu ada kolaborasi antara perbankan juga dengan masyarakat. Menurutnya kolaborasi tersebut akan meningkatkan perekonomian di Indonesia.
"Kerjasama KB Bank dengan UMKM menjadi pilar perekonomian Indonesia. Kita mempertahankan nasabah lama dan nasabah baru," katanya.
Sementara Pemimpin Bank BPD DIY Capem PDAM Tirta Marta Jetis, Dwi Purwanto menuturkan Bank BPD DIY hadir pula untuk mendukung perkembangan ekonomi pelaku UMKM setempat. Dia menambahkan sebagian besar UMKM di Jetis telah menjadi bagian dari nasabah Bank BPD DIY. Dari situ Bank BPD DIY berupaya memberikan dukungan dengan beragam model pembiayaan yang ditawarkan. Beberapa antara lain mobile banking, ATM, dan agen Bank BPD DIY di beberapa lokasi.
"Itu [agen] langsung terkoneksi ke kami. Kalau [nasabah] perlu uang tunai dapat ambil di situ [agen] dengan buku tabungan," katanya.
Menurutnya berbagai pelayanan yang ada dilakukan intuk semakin memudahkan pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.