Remaja Putri Gunungkidul Jadi Fokus Pencegahan Stunting dan Anemia
Dinkes Gunungkidul gencarkan Aksi Bergizi di sekolah untuk cegah anemia dan stunting pada remaja putri.
Sumber Air - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, KULON PROGO—Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo berupa memperluas jaringan Sistem Penyediaan Air Minum Sambungan Rumah (SPAM-SR) di wilayahnya. Tahun ini program dirancang dalam tiga skema berupa SPAM lewat program dana keistimewaan (danais), SPAM perdesaan dan SPAM perkotaan.
Ketua Tim Pelaksana Penyehatan Lingkungan DPUPKP Kulonprogo, Silvi Irvi Yanti menjelaskan, sumber pendanaan program ini berasal dari berbagai pos anggaran, di antaranya Dana Alokasi Khusus (DAK), Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), serta Danais. Total sambungan rumah (SR) yang ditargetkan tahun ini mencapai lebih dari 1.400 titik, tersebar di berbagai kalurahan.
BACA JUGA: Meta Umumkan Bakal Serius Menangani Konten SPAM, Link Tidak Terkait Gambar Bakal Dibatasi
“Untuk SPAM yang didanai Danais kami menyasar tiga kalurahan: Banjaroyo dengan 80 SR, Ngargosari 100 SR, dan Kalijero sebanyak 91 SR. Nilai proyeknya Rp1,8 miliar, tapi nilai ini masih sebelum efisiensi anggaran,” kata Silvi, Selasa (29/4/2025).
Adapun SPAM pedesaan yang dibiayai melalui DAK menyasar enam kalurahan dengan model peningkatan layanan: Purwosari (50 SR), Banjarasri (60 SR), Pagerharjo (90 SR), Jatimulyo (70 SR), Giripurwo (75 SR), dan Kalirejo (140 SR), dengan nilai proyek Rp3,3 miliar.
Program perluasan SPAM desa juga berjalan melalui dana APBD dan DAK. “Melalui APBD, proyek menyasar Banyuroto, Hargorejo, dan Jatimulyo dengan total 130 SR. Sedangkan melalui DAK, Banjarharjo dan Hargomulyo mendapatkan 205 SR dengan anggaran lebih dari Rp1 miliar,” ujarnya.
Untuk wilayah perkotaan, yang pengelolaannya akan dialihkan ke PDAM, terdapat tiga sistem baru: Salamrejo, Banguncipto, dan Sendangsari. Total sambungan mencapai 362 SR dengan total anggaran Rp1,68 miliar. Berbeda dengan SPAM desa yang dikelola secara swakelola oleh kelompok masyarakat, SPAM perkotaan akan dikelola oleh PDAM.
“SPAM desa sudah melalui tahapan sosialisasi hingga tingkat kalurahan dan sekarang masuk proses penyusunan Rencana Kerja Masyarakat [RKM]. Target kami, awal Mei sudah ada SPK dengan kelompok masyarakat, dan pekerjaan fisik selesai dalam 150 hari kalender,” ungkap Silvi.
Adapun SPAM perkotaan masih berada dalam tahap persiapan pengadaan. “Kami menargetkan kontrak pekerjaan dapat ditandatangani pada Juni dan semuanya rampung pada triwulan keempat tahun ini,” ucapnya.
Kepala Bidang Cipta Karya DPUPKP Kulonprogo, Yuniar Wibowo menyebut, capaian akses air minum layak di wilayah ini telah mencapai 97,5 persen, tetapi akses terhadap air minum aman baru 28,08 persen.
“Air minum aman di sini didefinisikan sebagai air dari jaringan perpipaan yang dikelola PDAM, karena sudah memenuhi standar dan diuji secara berkala. Namun, tantangannya masih besar, terutama di wilayah utara seperti Girimulyo, Kalirejo, dan Ngargosari yang sumber airnya terbatas,” kata Yuniar.
Yuniar menambahkan, wilayah selatan akan difokuskan ke pemanfaatan sistem SPAM Kamijoro, yang diharapkan dapat menopang pengembangan jaringan PDAM di kawasan tersebut. “Kami terus dorong PDAM agar memperluas jangkauan, tapi pada saat yang sama, penguatan SPAM desa tetap jadi solusi di titik-titik kritis,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Gunungkidul gencarkan Aksi Bergizi di sekolah untuk cegah anemia dan stunting pada remaja putri.
Jogja Umrah Travel Fair 2026 digelar di Ambarrukmo Plaza Sleman. Masyarakat diajak memilih travel umrah resmi dan memanfaatkan promo haji serta umrah.
Donald Trump mengklaim kapasitas rudal Iran tinggal sekitar 22 persen setelah sebagian fasilitas produksi dan peluncuran disebut telah dilumpuhkan.
Kota Jogja mencatat 24 kasus kebakaran hingga Juni 2026. Sebanyak 16 kejadian dipicu korsleting listrik dengan kerugian bangunan mencapai Rp202 juta.
Parade Kendaraan Nir Emisi Digelar, Pemkot Jogja Dorong Percepatan Transportasi Ramah Lingkungan
OJK menjatuhkan denda Rp138,94 miliar kepada 329 pelaku pasar modal hingga Mei 2026. Jumlah investor pasar modal juga naik menjadi 27,75 juta.