Libur Idul Adha 2026, KAI Daop 6 Tambah Perjalanan KA
KAI Daop 6 Jogja menyiapkan kereta tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila 2026.
Jemaah haji - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja mengaku kuota jemaah haji di Kota Jogja tahun ini belum terpenuhi. Kantor Kemenag Kota Jogja paparkan penyebabnya.
Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Muhammad Tahrir mengaku dari total kuota jemaah haji Kota Jogja yang mencapai 517 orang, hanya terpenuhi hingga 450 orang. Di tahap pertama, pihaknya telah memberikan waktu pelunasan, namun hanya ada 368 orang jemaah haji yang melakukan pelunasan. "Terkendala teknis kesehatan, dan sebagian karena keuangan," katanya, Selasa (6/5/2025).
Dia mengaku syarat kesehatan seperti kadar gula atau tekanan darah yang tinggi menjadi penyebab paling banyak calon jemaah haji tidak memenuhi syarat kesehatan untuk melakukan pelunasan. Calon jemaah haji tersebut pun diberikan waktu untuk menurunkan kadar gula dan tekanan darahnya untuk dapat melakukan pelunasan di tahap kedua.
BACA JUGA: SMKN 4 Jogja Bantah Tolak Program MBG, Hanya Terkendala Pendistribusian
Kemudian, ada pula beberapa calon jemaah haji yang berhak lunas juga tercatat telah meninggal dunia. Sehingga, keluarga calon jemaah haji tersebut menggantikan.
Di tahap kedua pelunasan, Tahrir menuturkan ada 10 orang jemaah haji yang berhak lunas yang melakukan pelunasan. Kemudian, sisa kuota jemaah haji pun diisi oleh jemaah cadangan dan penggabungan pun melakukan pelunasan pada tahap kedua.
Sementara hingga ditutupnya waktu pelunasan biaya haji tahun 2025, kuota jemaah haji di Kota Jogja hanya terisi 450 orang dari 517 orang, sisa kuota tersebut pun dialihkan ke Kemenag DIY untuk dibagi dengan kabupaten lain di DIY.
Nantinya, jemaah haji asal Kota Jogja akan berangkat ke Tanah Suci pada dalam dua kloter. Nantinya ada 355 orang jemaah haji asal Kota Jogja akan berangkat pada kloter 70. Sementara, jemaah haji akan berangkat pada kloter 71. Diperkirakan waktu keberangkatan jemaah haji pada 21 dan 22 Mei 2025.
Tahrir mengaku hingga saat ini seluruh jemaah haji yang akan diberangkatkan telah diberikan vaksin meningitis dan polio. Vaksinasi tersebut diberikan untuk menjaga kesehatan jemaah haji selama ibadah di Tanah Suci.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja menyiapkan kereta tambahan untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat libur panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila 2026.
Lion Air melakukan riset destinasi favorit wisatawan Indonesia untuk menyesuaikan layanan penerbangan di tengah tingginya harga avtur.
Mendiktisaintek Brian Yuliarto menyebut dugaan fabrikasi riset oleh WNI di Denmark dilakukan untuk memperoleh travel grant konferensi internasional.
Kasus leptospirosis Sleman mencapai 59 kasus pada 2026. Dinkes juga menguji tikus untuk mengantisipasi potensi penyebaran hantavirus.
Menkes Budi Gunadi Sadikin menargetkan transplantasi hati tersedia di 34 provinsi untuk menekan pasien berobat ke luar negeri.
PWM DIY meluncurkan instrumen KPI sekolah Muhammadiyah dan menjalin kerja sama dengan lembaga pendidikan Singapura untuk peningkatan mutu.