BCA Bantu Kesehatan Mata 3.500 Pelajar Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
BCA memeriksa mata lebih dari 3.500 pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu melalui program Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang.
DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperingati Hari Lahir Pancasila, Minggu, 1 Juni 2025, dengan menggelar upacara bendera dan selametan makan bersama sayur lodeh di Gedung DPD PDI Perjuangan DIY, Jetis, Kota Jogja.
JOGJA – DPD PDI Perjuangan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperingati Hari Lahir Pancasila, Minggu, 1 Juni 2025, dengan menggelar upacara bendera dan selametan makan bersama sayur lodeh di Gedung DPD PDI Perjuangan DIY, Jetis, Kota Jogja.
Upacara dipimpin langsung oleh Bendahara DPD PDI Perjuangan DIY, RB. Dwi Wahyu Budiantoro, yang sekaligus memberikan sambutan. Dalam pidatonya, Dwi Wahyu menekankan pentingnya momen 1 Juni sebagai tonggak sejarah lahirnya dasar negara Indonesia.
“1 Juni adalah hari bersejarah ketika Bung Karno, Bapak Bangsa kita, pertama kali menyampaikan gagasan dasar negara yang kelak kita kenal sebagai Pancasila dalam sidang BPUPKI tahun 1945. Peringatan ini bukan hanya mengenang, tetapi juga meneguhkan komitmen kita sebagai kader partai dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Dwi Wahyu.
Usai upacara, acara dilanjutkan dengan tradisi selamatan dan makan bersama menu sayur lodeh, yang dihadiri oleh jajaran pimpinan dan fungsionaris partai, pimpinan dan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIY, perwakilan badan dan sayap partai, serta ratusan kader dari berbagai daerah.
Ketua Pelaksana Bulan Bung Karno 2025, Yan Kurnia Kustanto, menjelaskan bahwa pemilihan sayur lodeh dalam peringatan ini bukan tanpa alasan.
"Sayur lodeh memiliki makna filosofis dalam budaya Jawa. Ia diyakini sebagai simbol tolak bala, peringatan akan pentingnya kebersamaan, keberagaman isi dalam satu panci menggambarkan semangat gotong royong, dan solidaritas sosial. Ini sejalan dengan nilai-nilai Pancasila yang digali Bung Karno,” ungkap Yan, yang juga anggota DPRD DIY.
Yan menambahkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan hari pertama ini dipersiapkan secara gotong royong oleh seluruh elemen partai, termasuk Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) yang bekerja hingga dini hari untuk menyiapkan logistik slametan.
“Kami mengkonsolidasikan seluruh kekuatan partai. Baguna menyiapkan makanan sejak malam hari, bahkan hingga pukul tiga pagi. Ini bukti semangat kolektif kader partai dalam menjalankan nilai Pancasila, bukan sekadar seremonial,” imbuhnya.
Kegiatan peringatan Hari Lahir Pancasila ini menjadi pembuka rangkaian Bulan Bung Karno 2025 yang digelar sepanjang Juni oleh DPD PDI Perjuangan DIY. Beberapa agenda selanjutnya antara lain talkshow kebangsaan, sosialisasi kesehatan pemuda, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, expo UMKM kader, hingga acara puncak Haul Bung Karno yang akan menghadirkan penceramah nasional, Gus Ahmad Muwafiq. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BCA memeriksa mata lebih dari 3.500 pelajar di Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu melalui program Mata Cemerlang, Prestasi Gemilang.
Peneliti UPN Veteran Yogyakarta mengembangkan model branding kopi berbasis kearifan lokal untuk memperkuat daya saing kopi Indonesia di pasar global.
Cara mematikan download otomatis WhatsApp di Android dan iPhone agar foto, video, audio, serta dokumen tidak memenuhi memori HP
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) melalui inisiatif keberlanjutan GoZero% kembali menghadirkan aksi lingkungan bersama masyarakat melalui GoZero%
Timnas voli putra Indonesia hadapi Iran di laga penentu Pool B Asian Games 2026, Selasa 29 September pukul 14.00 WIB. Cek jadwal dan peluangnya.
KNKT mengungkap 6 faktor penyebab tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dan Commuter Line di Bekasi Timur. Dari sinyal hingga pengereman, ini temuan lengkapnya.