Pria Bantul Bakar Rumah Orang Tua Gara-gara Tak Diberi Rp15 Juta
Pria berinisial MN diduga membakar kamar rumah orang tuanya di Kasihan, Bantul, usai permintaan uang Rp15 juta tak terpenuhi. Polisi menyelidiki kasus ini.
Penampakan bagian bangunan rumah makan seafood di Pantai Depok yang dihantam gelombang pasang pada Senin (2/6/2025). - ist
Harianjogja.com, BANTUL–Gelombang pasang kembali menerjang kawasan Pantai Depok, Kabupaten Bantul yang mengakibatkan kerusakan pada delapan warung makan seafood yang berada di bibir pantai.
Peristiwa ini terjadi sejak Minggu malam (1/6/2025) hingga Senin pagi (2/6/2025), menyusul abrasi yang sebelumnya meluluhlantakkan belasan warung makan non permanen di kawasan yang sama.
Dardi Nugroho, pemilik rumah makan seafood Salsabila 2 mengungkapkan bahwa gelombang besar menghantam bangunan bagian depan rumah makan miliknya yang berada tepat di depan palung laut.
"Bangunan yang paling depan, terutama teras, roboh. Beberapa tiang bangunan juga ikut terbawa gelombang," ujar Dardi Senin (2/6/2025).
Ia menjelaskan, gelombang pasang sebenarnya merupakan hal yang biasa terjadi di Pantai Depok, tapi kali ini intensitasnya cukup tinggi. Upaya antisipasi dengan pemasangan karung pasir tak mampu menahan derasnya arus laut.
"Karung pasir jebol. Saya sudah amankan kursi dan meja makan, jadi yang rusak hanya atap dan tiangnya," ujarnya.
Meski mengalami kerusakan, dia mengaku rumah makannya tetap buka dan melayani pelanggan meskipun kondisi pantai sedang sepi karena bukan hari libur.
Sementara, Nunik, pemilik rumah makan seafood lainnya menuturkan bahwa kerusakan yang terjadi di tempatnya hanya pada bagian teras saja. Ia menilai kondisi ini masih wajar bagi pelaku usaha yang berjualan di tepi pantai. "Kami semua paham risikonya. Ini bukan kali pertama kejadian seperti ini," ujarnya.
Gelombang pasang diperkirakan masih akan berlangsung hingga Rabu (4/6/2025). Para pemilik rumah makan diimbau tetap waspada, terutama yang berada tepat di depan palung laut yang dikenal memiliki arus balik kuat dan gelombang besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pria berinisial MN diduga membakar kamar rumah orang tuanya di Kasihan, Bantul, usai permintaan uang Rp15 juta tak terpenuhi. Polisi menyelidiki kasus ini.
Wamendagri Bima Arya menyatakan pemerintah belum membahas usulan kewarganegaraan ganda dan masih mengkaji aspek hukum serta data pendukung.
PSS Sleman memastikan seluruh pemain asing telah tiba dan menjalani MCU. Manajemen kini menuntaskan administrasi sebelum peluncuran tim.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.