Pemkot Jogja Awasi 570 Titik Pemotongan Hewan Kurban
Pemkot Jogja menyiagakan 120 pengawas untuk mengawasi hampir 8.000 hewan kurban yang dipotong di luar RPH saat Iduladha 2026.
Khairul Fikri Ma’arif saat berseragam PSIM Jogja musim lalu. (Dok. PSIM Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja mengumumkan perpanjangan kontrak kiper muda potensial berusia 22 tahun, Khairul Fikri Ma’arif. Tak tanggung-tanggung, ia dikontrak hingga empat musim ke depan.
Keputusan memberi kontrak jangka panjang Khairul Fikri tidaklah sembarangan. Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna mengungkapkan kiper yang tumbuh besar di Kotagede, Kota Jogja ini merupakan aset penting sekaligus investasi bagi tim.
“Fikri kami kontrak untuk empat musim. Alasan utamanya, ia adalah kiper lokal Jogja dengan potensi yang luar biasa. Dia adalah aset PSIM,” ujar Razzi, Selasa (24/6/2025).
Fikri sebenarnya belum mempunya jam terbang tinggi bersama PSIM. Namun, kemampuannya saat sesi latihan yang dinilai ciamik serta usianya yang masih muda membuat manajemen tak ragu memberinya kontrak jangka panjang.
“Tim pelatih mengakui bahwa Fikri memang luar biasa saat latihan. Karena persaingan di posisi penjaga gawang sangat ketat, menit bermainnya memang belum banyak. Namun, potensinya tidak diragukan lagi,” jelas Razzi.
Ia melakoni debut profesionalnya saat PSIM bertandang ke markas Malut United di kompetisi Liga 2 2023/2024 saat masih berusia 20 tahun. Tampil menggantikan kiper utama yang cedera, Fikri berhasil tampil memukau dengan mencatatkan cleansheet.
Fikri mengungkapkan, momen debutnya tersebut merupakan kenangan berharga selama berseragam Laskar Mataram. Menurutnya, kepercayaan dirinyalah yang membuatnya selalu tampil maksimal ketika mendapat kepercayaan tampil.
BACA JUGA: PSIM Jogja Resmi Ajukan Peminjaman Stadion Maguwoharjo Sleman
“Kepercayaan itu menjadi motivasi besar bagi saya untuk selalu memberikan yang terbaik setiap kali kesempatan datang. Itu adalah pengalaman yang sangat berharga dan tidak akan pernah saya lupakan,” tutur Fikri.
Kiper berpostur 178 cm ini mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi Liga 1 2025/2026. Tak hanya mempersiapkan fisik, ia juga mempelajari sport science untuk menunjang performanya di lapangan.
Menyongsong musim depan, Fikri mengaku tidak memiliki yang muluk-muluk. Ia hanya berambisi untuk memaksimalkan kesempatan yang diberikan pelatih, baik saat pertandingan maupun sesi latihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menyiagakan 120 pengawas untuk mengawasi hampir 8.000 hewan kurban yang dipotong di luar RPH saat Iduladha 2026.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menegaskan akan menindak tegas pengusaha tambang yang merusak lingkungan dan melanggar aturan konservasi.
Kemlu RI mengonfirmasi tujuh WNI tewas akibat kapal tenggelam di Pulau Pangkor, Malaysia. Tujuh korban lainnya masih dicari.
Pemerintah menyiapkan aturan KPR tenor 40 tahun agar cicilan rumah lebih ringan dan akses rumah murah semakin mudah dijangkau masyarakat.
Bahlil Lahadalia mengaku sudah menjelaskan aturan baru harga patokan mineral kepada investor dan Kedubes China di tengah kekhawatiran regulasi tambang.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.