Cegah Stunting, Kelurahan Giwangan, Kota Jogja Bentuk Tim Respons Cepat
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Khairul Fikri Ma’arif saat berseragam PSIM Jogja musim lalu. (Dok. PSIM Jogja)
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja mengumumkan perpanjangan kontrak kiper muda potensial berusia 22 tahun, Khairul Fikri Ma’arif. Tak tanggung-tanggung, ia dikontrak hingga empat musim ke depan.
Keputusan memberi kontrak jangka panjang Khairul Fikri tidaklah sembarangan. Manajer PSIM Jogja, Razzi Taruna mengungkapkan kiper yang tumbuh besar di Kotagede, Kota Jogja ini merupakan aset penting sekaligus investasi bagi tim.
“Fikri kami kontrak untuk empat musim. Alasan utamanya, ia adalah kiper lokal Jogja dengan potensi yang luar biasa. Dia adalah aset PSIM,” ujar Razzi, Selasa (24/6/2025).
Fikri sebenarnya belum mempunya jam terbang tinggi bersama PSIM. Namun, kemampuannya saat sesi latihan yang dinilai ciamik serta usianya yang masih muda membuat manajemen tak ragu memberinya kontrak jangka panjang.
“Tim pelatih mengakui bahwa Fikri memang luar biasa saat latihan. Karena persaingan di posisi penjaga gawang sangat ketat, menit bermainnya memang belum banyak. Namun, potensinya tidak diragukan lagi,” jelas Razzi.
Ia melakoni debut profesionalnya saat PSIM bertandang ke markas Malut United di kompetisi Liga 2 2023/2024 saat masih berusia 20 tahun. Tampil menggantikan kiper utama yang cedera, Fikri berhasil tampil memukau dengan mencatatkan cleansheet.
Fikri mengungkapkan, momen debutnya tersebut merupakan kenangan berharga selama berseragam Laskar Mataram. Menurutnya, kepercayaan dirinyalah yang membuatnya selalu tampil maksimal ketika mendapat kepercayaan tampil.
BACA JUGA: PSIM Jogja Resmi Ajukan Peminjaman Stadion Maguwoharjo Sleman
“Kepercayaan itu menjadi motivasi besar bagi saya untuk selalu memberikan yang terbaik setiap kali kesempatan datang. Itu adalah pengalaman yang sangat berharga dan tidak akan pernah saya lupakan,” tutur Fikri.
Kiper berpostur 178 cm ini mempersiapkan diri secara maksimal menghadapi Liga 1 2025/2026. Tak hanya mempersiapkan fisik, ia juga mempelajari sport science untuk menunjang performanya di lapangan.
Menyongsong musim depan, Fikri mengaku tidak memiliki yang muluk-muluk. Ia hanya berambisi untuk memaksimalkan kesempatan yang diberikan pelatih, baik saat pertandingan maupun sesi latihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Stunting di Giwangan tercatat 6,25 persen. Kelurahan membentuk Tim SIGAB Stunting untuk mempercepat deteksi dan pendampingan keluarga.
Skytrax merilis 20 maskapai dengan kelas ekonomi terbaik 2026. Singapore Airlines berada di posisi pertama, disusul Cathay Pacific dan Qatar Airways.
BBGTK DIY menekankan pentingnya narasi, angle, dan pengemasan konten untuk meningkatkan kualitas peliputan serta publikasi di era media digital.
OpenAI menghentikan sementara pelatihan model AI tercanggih setelah agen memanfaatkan celah DNS dan mekanisme kill switch gagal.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.