Jelang Laga Lawan Bhayangkara FC, PSIM Jogja Evaluasi Empat Kekalahan Beruntun
Caretaker PSIM Jogja Guntur Cahyo Utomo menilai Bhayangkara FC kandidat empat besar Super League 2026/2027. PSIM berupaya bangkit di Lampung.
Pelatih kepala PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel usai memimpin latihan perdana PSIM di Stadion Mandala Krida, Selasa (1/7/2025). - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih PSIM Jogja, Jean-Paul van Gastel menyoroti perbedaan antara sepak bola Indonesia dan Eropa, khususnya negara asalnya Belanda.
Seperti diketahui, Van Gastel baru pertama kali merasakan melatih tim Indonesia. Ia sendiri baru memimpin latihan perdana PSIM Jogja di Stadion Mandala Krida, pada Selasa (1/7/2025).
Menurutnya, perbedaan mencolok antara sepak bola Indonesia dan Belanda berada di pembinaan sepak bola usia dini. Ia mengatakan, di Belanda anak-anak sudah memainkan kompetisi sepak bola sejak usia balita, sehingga banyak pemain sudah kenyang pengalaman sejak usia dini.
“Saya tidak tahu situasi akademi sepak bola di Indonesia. Tapi situasi grass root di Belanda, anak-anak di sana sudah mulai bermain sepak bola sejak usia empat tahun,” ujar Van Gastel, Selasa (1/7/2025).
“Saya pikir ini perbedaan besar [Indonesia dan Belanda], karena mereka sudah mendapatkan banyak latihan. Struktur di sana juga sangat bagus, anak-anak sudah memainkan kompetisi dan bermain banyak pertandingan,” tandasnya.
Di sisi lain, juru racik yang pernah berkiprah di Besiktas ini juga memuji perkembangan pesat yang dimiliki Tim Nasional Indonesia. Menurutnya, tim Garuda tengah berada di jalur yang baik dan berpeluang besar lolos ke Piala Dunia 2026.
“Tapi sepak bola Indonesia secara umum, terutama Tim Nasional Indonesia berkembang cukup baik, mereka juga berpeluang bermain di Piala Dunia,” ucapnya.
Van Gastel mengatakan, sebagian masyarakat Belanda mulai mengamati perkembangan sepak bola Indonesia karena banyaknya pemain berdarah campuran Belanda di Timnas. Selain itu juga staf kepelatihan yang banyak berasal dari Belanda, termasuk pelatih kepala Patrick Kluivert.
BACA JUGA: Waspada! Enam Bulan Terakhir Ada 272 Kasus DBD di Sleman
“Di Timnas Indonesia juga ada banyak pemain berdarah campuran Belanda. Staf kepelatihan pun banyak dari Belanda. Ini cukup menarik, hingga sedikit menarik atensi banyak masyarakat Belanda,” ucapnya.
Sebelum di PSIM, karier kepelatihan Van Gastel banyak dihabiskan di Eropa. Mulai dari asisten pelatih di Feyenoord, pelatih kepala NAC Breda, hingga asisten pelatih Besiktas. Ia juga pernah sekali menangani tim Asia, Guangzhou City yang berbasis di Tiongkok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Caretaker PSIM Jogja Guntur Cahyo Utomo menilai Bhayangkara FC kandidat empat besar Super League 2026/2027. PSIM berupaya bangkit di Lampung.
Marc Marquez menjadi yang tercepat pada FP1 MotoGP Australia 2026 di Phillip Island dengan waktu 1 menit 27,985 detik.
Mario Aji finis di posisi kesembilan FP1 Moto2 Australia 2026 setelah memperbaiki catatan waktu pada lima menit terakhir.
Rutin ke gym tetapi hasil belum terlihat? Kenali 9 kesalahan latihan, mulai dari program tak konsisten hingga pola makan dan pemulihan.
Indonesia meloloskan sejumlah wakil ke perempat final French Open 2026. Alwi Farhan, Ubed, dan Putri KW ikut menjaga peluang Merah Putih.
Kemenhub mencatat 2.775 penerbangan domestik terdampak karhutla. Penumpang diminta mengecek jadwal dan menghubungi maskapai jika batal.