Kasus Kebakaran di Bantul Melonjak, Karhutla Mendominasi selama September
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Aksi warga saat menangkap seekor buaya muara yang sempat viral dan meresahkan warga beberapa waktu lalu di aliran Sungai Progo, wilayah Triharjo, Kapanewon Pandak, Bantul, Kamis (3/7/2025). Dokumentasi Istimewa (email)
Harianjogja.com, BANTUL – Seekor buaya muara sepanjang 80 sentimeter (cm) berhasil ditangkap warga bersama tim gabungan di sebuah kolam dekat aliran Sungai Progo, wilayah Triharjo, Kapanewon Pandak, Bantul, Kamis (3/7/2025). Penangkapan ini dilakukan setelah kemunculan buaya tersebut sempat menghebohkan media sosial sejak awal Juni 2025 lalu.
Lurah Triharjo, Suwardi mengatakan buaya kembali terlihat oleh warga pada Kamis pagi. Setelah menerima laporan, warga bersama aparat dan tim terkait langsung melakukan pengintaian dan penangkapan.
“Tadi pagi kami pancing pakai ayam, tapi tidak mau. Buaya malah berjemur. Akhirnya kami giring masuk ke kubangan, terus dikuras airnya supaya mudah ditangkap,” ujar Suwardi.
Buaya berhasil diamankan sekitar pukul 12.00 WIB dengan bantuan jaring. Prosesnya berlangsung dramatis tapi terkendali, tanpa korban.
Pengawas Perikanan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Bantul, Irawan menyebut buaya tersebut langsung dievakuasi oleh tim dari Biologi UGM untuk pengamatan lebih lanjut.
“Setelah ditangkap, langsung dibawa tim Biologi UGM. Setelah dicek, ini buaya muara, panjangnya 80 cm. Lebih besar dari yang kami perkirakan sebelumnya. Selanjutnya akan diserahkan ke kebun binatang untuk dirawat,” ungkapnya.
BACA JUGA: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Dituntut 7 Tahun Penjara di Kasus Harun Masiku
Sebelumnya, pihak DKP memperkirakan ada dua ekor buaya yang muncul di kawasan Sungai Progo, masing-masing diperkirakan berukuran 50 cm dan 80 cm. Penangkapan hari ini diyakini baru satu dari keduanya.
"Yang ini panjangnya 80 cm, berarti masih ada kemungkinan satu lagi yang lebih besar, bisa sampai satu meter," lanjut Irawan.
Meski belum dapat dipastikan jenis kelaminnya, Irawan menduga buaya tersebut masih berusia muda. Ia juga menduga kuat bahwa buaya ini merupakan hewan peliharaan yang sengaja dilepas ke alam liar, mengingat kemunculan buaya di Sungai Progo sebelumnya tidak pernah terjadi.
Sebelumnya, penampakan buaya di Sungai Progo sempat viral setelah terlihat oleh pemancing dan penambang pasir pada awal Juni 2025 lalu. Pihak berwenang kini terus melakukan pemantauan untuk memastikan tidak ada buaya lain yang masih berkeliaran di lokasi tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus kebakaran di Bantul mencapai 326 kejadian hingga 21 September 2026. Karhutla melonjak dan menjadi pemicu utama kenaikan kasus.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.