Advertisement
Libur Sekolah, 230 Wisatawan Tersengat Ubur-ubur di Pantai Wilayah Bantul
Suasana liburan sekolah di kawasan Pantai Parangtritis, Minggu (6/7/2025). Kiki Luqman - Harian Jogja
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Musim libur sekolah, sebanyak 230 orang tersengat ubur-ubur di kawasan Pantai wilayah Kabupaten Bantul.
Muhammad Arief Nugraha Koordinator SAR Satlinmas wilayah IV Bantul, melaporkan bahwa korban tersengat ubur-ubur terbanyak ada di pantai Parangtritis.
Advertisement
"Dari Juni sampai Juli ini ada sekitar 230 orang yang tersengat, terbanyak ada di Parangtritis. Kemudian jumlah terbanyak itu kemarin hari, totalnya kemarin ada 137 orang yang tersengat," ujarnya kepada Harianjogja.com, Senin (7/7/2025).
Pihak SAR sendiri selalu mengimbau agar para wisatawan bisa menjauhi ubur-ubur. Diketahui ubur-ubur memikiki karakteristik seperti payung atau lonceng, dengan tentakel yang menjuntai di bawahnya.
"Kita sering sekali menghimbau para wisatawan agar tidak tersengat, intinya kalau ketemu mahluk bulat mirip seperti payung atau lonceng, harus segera menghindar, itu ubu-ubur," jelas Arief.
Selain itu Arief juga mengimbau para wisatawan untuk tetap waspada ketika bermain air di pantai.
Menurutnya, sejauh ini pada musim libur sekolah belum ada kasus wisatawan tenggelam maupun terbawa arus.
"Wisatawan itu melonjak ya jumlahnya, kita imbau tetap waspada ketika bermain air, jangan sampai ada keluarga atau rekan yang hanyut," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
Advertisement
Advertisement







