Advertisement
Kebutuhan Listrik Penerangan Jalan dan Permukiman di Sleman Sedot APBD Rp44 Miliar

Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sleman menyampaikan kebutuhan pembayaran listrik untuk seluruh penerangan jalan umum (PJU) dan penerangan permukiman di Sleman menyedot APBD hingga Rp44 miliar dalam setahun. Tarif tersebut normal, tidak pembengkakan anggaran.
BACA JUGA: Tagihan Listrik Penerangan Kampung di Bantul Membengkak
Advertisement
Kepala Bidang Sarana Prasarana Dishub Sleman, Wahyu Estijanto, mengatakan alokasi APBD untuk pembayaran tarif listrik baru diplot untuk sembilan bulan dengan besaran Rp36 miliar. Sisanya akan dianggarkan di APBD Perubahan.
“Per bulan, Sleman bisa menghabiskan Rp3,7 miliar untuk bayar listrik penerangan jalan umum dan permukiman,” kata Wahyu ditemui di kantornya, Senin (7/7/2025).
Wahyu menambahkan ada sekitar 26.000 titik penerangan permukiman dan PJU baik Jalan Nasional, Provinsi, maupun Kabupaten. Dia menegaskan tidak ada pembengkakan anggaran. Guna mencegah pembengkakan akibat perluasa jaringan listrik ilegal, Dishub rutin melakukan monitoring lapangan.
Kata dia, sempat ada warung di Kawasan Denggung yang menarik jaringan listrik dari listri PJU. Hal ini bukan saja ilegal namun juga membahayakan.
Ihwal pengadaan PJU pada 2025, Dishub masih melakukan perencanaan dokumen. Paling tidak pengadaan dilakukan akhir Juli 2025 melalui e-katalog.
“Kalau ada kabel yang mungkin tertimpa dahan dan jaringannya putus kami akan langsung tidak lanjuti. Masyarakat juga bisa lapor,” katanya.
Teknisi Lapangan Bidang Sarana Prasarana Dishub Sleman, Adi Priyambodo, mengatakan kabel PJU milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman juga pernah menjadi sasaran pencurian. Kabel tersebut ada dua jenis, yaitu kabel dx dan pertanahan/ kabel tanam.
“Kabel dx pernah hilang 500 meter di Moyudan. Padahal per meter Rp10.000. Totalnya ya berarti Rp1 juta. Kabel ini untuk menghubungkan antarlampu ke panel,” kata Adi.
Adapun kabel NYY/ pertanahan 5 kilogram (kg) atau sepanjang 4.000 meter juga sempat hilang di Fly Over Jombor pada 2022.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Demo Anarkistis, Prabowo Perintahkan Kapolri dan Panglima TNI Ambil Langkah Tegas
Advertisement

Kebun Bunga Lor JEC Jadi Destinasi Wisata Baru di Banguntapan Bantul
Advertisement
Berita Populer
- Ratusan Keluarga di Gunungkidul Dicoret dari Penerima PKH, Begini Alasannya
- Sultan HB X Minta 8 Pendemo yang Diamankan di Mapolda DIY Dibebaskan
- Pemangkasan Danais 2026, DPRD DIY Ingatkan Risiko Kontraksi APBD
- Sanden Fair 2025 Angkat UMKM dan Budaya Sebagai Gerbang Selatan DIY
- Termasuk Gunungkidul, Indonesia Kekurangan Mediator Hubungan Industrial
Advertisement
Advertisement