Otonomi Daerah DIY Didorong Berbasis Keadilan dan Kearifan Lokal
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Foto ilustrasi sekolah rakyat, dibuat menggunakan AI ChatGPT.
Harianjogja.com, JOGJA—Sekolah Rakyat akan diluncurkan serentak di seluruh daerah secara virtual Juli 2025 ini. Di DIY, dua Sekolah Rakyat dipastikan sudah siap diluncurkan dan memulai proses pendidikan pada tahun ajaran 2025-2026 dengan jumlah total 275 siswa.
Kepala Dinas Sosial DIY, Endang Patmintarsih, menjelaskan kepastian launching Sekolah Rakyat masih menunggu keputusan Presiden Prabowo Subiyanto. “Jadi kami juga sembari mempersiapkan semuanya,” ujarnya, Rabu (9/7/2025).
Dua Sekolah rakyat di DIY yang berlokasi di Sonosewu dan Purwomartani menurutnya sudah siap untuk beroperasi. “Sudah siap semua. Ada kepala sekolah, guru, sarana dan prasarana juga sudah siap. Untuk proses anak-anak juga sudah dilakukan,” katanya.
Meski sudah didistribusikan, ia belum bisa menyampaikan detail jumlah tenaga pengajar di masing-masing sekolah. “Sudah ada gurunya pada 3 Juli lalu, tapi jumlahnya belum tahu. Karena menyesuaikand engan jumlah rombel [rombongan belajar] dan mata pelajaran,” katanya.
Di dua Sekolah Rakyat di DIY itu disediakan sebanyak 13 rombel dengan jumlah siswa sebanyak 275 siswa. Sekolah Rakyat menggunakan sistem boarding school atau asrama, sehingga semua siswa tinggal 24 jam di tempat tersebut.
“Boarding school jadi anak-anak di dalam 1x24 jam. Makanya akan ada pamong kelas, pengasuh asrama, ada juga pendampingan. Semuanya mereka memang sudah dipersiapkan. Jadi dipastikan ada pengasuhnya,” kata dia.
BACA JUGA: Pesilat Boyolali Tewas Ditendang Saat Latihan, 1 Pelaku Divonis 3 Tahun Penjara
Adapun untuk launching Sekolah Rakyat, akan dilangsungkan secara virtual dari pusat dan diikuti di setiap daerah penyelenggara. “Ada beberapa lokasi yang diajukan ke presiden, tapi belum ada kepastian yang ditunjuk,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Otonomi daerah DIY diarahkan berbasis keadilan dan kearifan lokal untuk wujudkan pembangunan berdampak langsung bagi masyarakat.
Prabowo targetkan pembangunan 5.000 desa nelayan lengkap SPBU khusus, cold storage, dan fasilitas es batu hingga 2027.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
HUT ke-18 Harian Jogja, Transformasi dari Perusahaan Media Menuju Perusahaan Komunikasi Diperkuat
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.