Sleman Data Tukang Bangunan Bersertifikat via Limasan.id
DPUPKP Sleman mengembangkan Limasan.id yang memuat data tukang bersertifikat, penyedia material, dan jasa konstruksi tertib administrasi.
Alpukat - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Kabupaten Sleman mencatat produksi buah alpukat di Bumi Sembada selama 2024 mencapai 9.401.800 kilogram (kg) atau 94.018 kuintal.
Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan DP3 Sleman, Eko Sugianto Ngadirin, mengatakan luas panen alpukat tahun lalu menyentuh 95 hektar (ha) dengan 75.804 pohon. Produktivitas per pohon sekitar 1,09 kuintal.
“Per hektar berarti bisa 992 kuintal. Kalau untuk produksi semester I 2025 kami baru ada data triwulan I,” kata Eko dihubungi, Rabu (6/8/2025).
BACA JUGA: Alap-Alap Jokowi Dukung Pendirian Kampung Alpukat di Jateng
Eko menambahkan produksi alpukat triwulan I 2025 mencapai 29.934 kuintal dari 81.831 pohon dengan luas panen 102 ha. Jumlah pohon dan luas lahan yang dipanen memang lebih besar daripada data yang sama selama 2024.
Produktivitas per pohon ternyata turun. Selama triwulan I 2025, per pohon hanya menghasilkan 0,37 kuintal atau per hektar hanya 293 kuintal. Triwulan I juga menjadi masa akhir panen alpukat.
Panen alpukat kata dia biasanya memang dimulai di triwulan IV, Oktober – Desember dan berakhir di triwulan I, Januari – Maret.
“Kadang berakhirnya masa panen bisa mundur di triwulan II, April sampai Mei karena faktor cuaca,” katanya.
Adapun jumlah petani yang tergabung dalam perkumpulan petani alpukat di Sleman ada 250 orang. Mereka tercatat telah mengikuti bimbingan teknis budidaya alpukat dan pembibitan untuk penumbuhan kawasan di Kampung Alpukat di Girikerto, Kapanewon Turi. Ihwal pemasaran, petani alpukat tidak mengalami kesulitan. Pedagang pengepul alpukat langsung membeli di tingkat petani.
Menurut Eko, produksi alpukat segar terserap habis di pasaran dan belum mengarah ke pengolahan makanan.
“Kabupaten Sleman saat ini masih dalam tahap penumbuhan kawasan budidaya alpukat agar dapat tersentra. Kami rencanakan sentra budidaya alpukat tiga hingga empat tahun ke depan. Kalau sudah ada sentra, nanti kami baru melakukan pengolahan buah alpukat dan pemasaran tersentra,” ucapnya.
Plt. Kepala DP3 Sleman, Rofiq Andriyanto, mengatakan kampung alpukat yang berada di Pancoh Girikerto menjadi pilihan yang tepat dikembangka apabila melihat dari sisi teknis. Apabila menijau dari sisi agroklimat dan kondisi kesuburan tanah, lereng Merapi sangat mendukung pertumbuhan tanaman alpukat secara optimal.
Kata Rofiq, tanaman alpukat sejak lama telah dibudidayakan secara terbatas di lereng Merapi. Melalui pengembangan berbasis kawasan, pembudidayaan akan menjadi lebih optimal, efisien, dan layak secara ekonomi.
“Melalui pendekatan kawasan tidak hanya komoditas buahnya yang dapat dipasarkan; ke depan bisa dikembangkan juga sebagai kawasan agroeduwisata berbasis tanaman buah-buahan di mana masyarakat bisa berwisata di area kebun alpukat, menikmati kudapan berbahan alpukat, belajar tentang budidaya, dan olahan alpukat serta memahami potensi alpukat ke depannya,” kata Rofiq.
Rofiq menambahkan keberadaan kampung alpukat dapat mendorong peningkatan pendapatan petani dan warga sekitar. Budidaya alpukat juga dapat melestarikan kawasan lereng Merapi sebagai kawasan resapan air hujan sebagaimana diatur dalam Tata Ruang Sleman selama ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPUPKP Sleman mengembangkan Limasan.id yang memuat data tukang bersertifikat, penyedia material, dan jasa konstruksi tertib administrasi.
Polres Bantul mengungkap peredaran 1.602 pil berlogo Y di Pleret dan Banguntapan. Seorang pemasok ditangkap berkat laporan warga.
Program Lumbung Mataraman di DIY menyalurkan KUR Rp9,17 miliar dan memperluas akses keuangan untuk memperkuat ekonomi kalurahan.
Empat perwira terbaik meraih Adhi Makayasa 2026. Tiga di antaranya alumni SMA Taruna Nusantara dan menerima pangkat dari Prabowo.
Dokter mengingatkan makanan pedas viral dapat mengganggu pencernaan dan tumbuh kembang anak jika dikonsumsi tanpa pengawasan
Remco Evenepoel memenangi etape 16 Tour de France 2026 dan mengukir rekor kemenangan ke-500 Belgia sepanjang sejarah balapan.