Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Foto ilustrasi musim hujan. - Foto dibuat oleh AI/StockCake
Harianjogja.com, JOGJA—Masyarakat di DIY diimbau untuk waspada hujan lebat hingga 21 Agustus 2025. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut hujan lebat ini dipicu fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) di Samudera Hindia.
"Secara kondisi, ada fenomena MJO atau Madden Julian Oscillation. MJO ini adalah menghangatnya kondisi suhu muka laut di Samudra Hindia, Barat Sumatra," ujar Slamet, Analis Cuaca Stasiun Meteorologi BMKG Jogja Slamet.
Dengan fenomena itu, menurut dia, massa udara dari Samudra Hindia sebelah timur Afrika bergerak menuju wilayah Indonesia sehingga memicu peningkatan potensi uap air.
"Pergerakan massa udara dari Samudra Hindia sebelah timur Afrika berbondong-bondong ke wilayah Indonesia sehingga menambah potensi uap air di Indonesia," katanya.
Selain dipicu oleh MJO, Slamet menambahkan kondisi angin juga turut memperkuat pembentukan uap air di langit DIY.
Slamet menjelaskan, fenomena gangguan cuaca tersebut mulai aktif sejak 19 Agustus 2025 ketika pusat MJO bergeser dari zona Samudra Hindia ke wilayah Indonesia.
"Kemarin sebenarnya sudah mulai. Nah, kemarin pusat MJO-nya masih di zona Samudra Hindia, tapi masih agak ke barat. Nah, sekarang sudah mulai masuk di wilayah Indonesia," katanya.
BACA JUGA: Presiden Diagendakan Beri pembekalan ke 165 Kepala Sekolah Rakyat
Menurutnya, saat ini memang terdapat bibit siklon tropis 90W di Samudra Pasifik sebelah timur Filipina, namun tidak berpengaruh langsung terhadap cuaca di DIY. "Sebenarnya dampak yang menjadi penyebab utamanya adalah karena adanya MJO tadi," ujar Slamet.
BMKG Jogja mengimbau masyarakat tetap waspada karena dalam tiga hari ke depan cuaca di wilayah DIY masih berpotensi hujan sedang hingga lebat meski saat ini masih berada pada fase musim kemarau.
"Imbauannya sampai dengan tiga hari ke depan, mengenai cuaca itu masih berpotensi hujan sedang hingga lebat," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.
Sebanyak 212 orang berhasil dievakuasi dari kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok. SAR melanjutkan pencarian pada Kamis.