Advertisement
DPRD DIY Desak Polisi Usut Kematian Mahasiswa Amikom Secara Terbuka
Ketua DPRD DIY, Nuryadi (tengah).ist
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—DPRD DIY mendesak polisi untuk mengusut secara terbuka kasus kematian mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama. Ia meninggal dunia saat mengikuti aksi unjuk rasa di Mapolda DIY pada Minggu (31/8/2025) pagi.
Ketua DPRD DIY, Nuryadi, menegaskan bahwa proses penyelidikan harus dilakukan dengan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di masyarakat. Menurutnya, publik berhak mendapatkan penjelasan yang jelas terkait penyebab kematian mahasiswa tersebut.
Advertisement
BACA JUGA: DPRD DIY Ucapkan Matur Nuwun, Apresiasi Partisipasi Masyarakat Jaga Keamanan
“Kita belum bisa mempelajari kenapa. Tapi pastinya jika itu bisa diusut, kepolisian harus mengusut secara terbuka, transparan begitu saja. Sehingga prosesnya kita serahkan pada kepolisian,” kata Nuryadi, Senin (1/9/2025).
Ia menambahkan bahwa DPRD DIY memiliki kewajiban moral untuk mengawal persoalan ini. Hal tersebut karena para wakil rakyat dipilih langsung oleh masyarakat DIY dan harus memastikan setiap warga yang menjadi konstituen mendapatkan perlindungan sesuai dengan koridor hukum.
Nuryadi menyebutkan, DPRD DIY tidak akan intervensi pada proses hukum yang berjalan, namun akan memastikan bahwa prosedur yang ditempuh kepolisian berjalan sesuai aturan. Transparansi, menurutnya, menjadi kunci agar kepercayaan publik terhadap institusi hukum tetap terjaga.
BACA JUGA: Asita dan Gipi DIY Berharap Aksi Demo Tidak Berdampak ke Sektor Wisata
“DIY ini kan adalah konstituen yang memilih kami semua. Sehingga tidak ada yang kita lepaskan. Pasti kita lindungi dengan pengertian sesuai dengan kewenangan kami. Kami tidak akan mengambil langkah-langkah yang bukan kewenangan Dewan,” tegasnya.
Sebelumnya, Kapolda DIY, Irjen Pol Anggoro Sukartono mendatangi rumah duka di kediaman almarhum Rheza, pada Minggu (31/8/2025) malam. Ia mengatakan polisi siap melakukan penyelidikan jika keluarga korban ingin melanjutkan kejadian ini dalam proses hukum.
"Kalau nanti pihak keluarga di kemudian hari berubah pikiran dan ingin mempertanyakan proses hukum terhadap meninggalnya saudara Rheza kami siap untuk melakukan penyidikan," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Kelelahan, Polisi Kapospam Tugu Jogja Meninggal Dunia Saat Bertugas
- Posko THR Bantul Terima 20 Aduan, 5 Kasus Dilimpahkan ke Provinsi
- Volume Sampah Libur Lebaran di Jogja Terkendali, Naik Tipis 7 Persen
- Tol Jogja-Solo Padat, 19.156 Kendaraan Lewat GT Purwomartani
- Geger Bau Bangkai Menyengat, Warga Kulonprogo Temukan Jenazah Pria
Advertisement
Advertisement






