PBB Kecam Serangan Bandara Riyadh Arab Saudi, Puluhan Orang Jadi Korban
PBB mendesak penyelidikan serangan berulang di Bandara Internasional Riyadh yang dilaporkan menewaskan 13 orang dan melukai 320 lainnya.
Petugas memindahkan ompreng ke dapur MBG di SPPG Sewon 3, Rabu (3/9 - 2025). SPPG ini menyebut akan memaksimalkan aspek higienis dalam penyiapan dan penyaluran MBG setelah temuan ulat dan serangga di SMPN 2 Sewon beberapa waktu lalu.
Harianjogja.com, BANTUL -Pemkab Bantul telah melakukan evaluasi bersama pihak penanggung jawab penyedia makanan agar temuan ulat, telur lalat dan jangkrik pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah beberapa waktu lalu tidak terulang.
Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul Hermawan Setiaji di Bantul, Sabtu, mengatakan, Pemkab Bantul tidak memiliki kewenangan untuk menegur penanggung jawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atas kejadian tersebut.
"Kami kan tidak punya wewenang menegur, karena mereka punya hirarki sendiri. Akan tetapi, Pemkab Bantul sudah melakukan rembugan (berdiskusi) agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali," katanya.
Dia mengatakan, selain itu bersama sejumlah stakeholder melakukan diskusi dan konfirmasi terkait kejadian dalam program MBG tersebut, bahkan pihaknya juga berkomunikasi dengan penyedia makanan bergizi itu untuk berkomitmen.
"Jadi, itu kami evaluasi bareng-bareng dan bangun komitmen agar kejadian seperti itu tidak terulang kembali," katanya.
BACA JUGA: Kasus Menu MBG di SMPN 2 Sewon, SPPG Sewon 3 Lakukan Evaluasi Bahan Baku
Lebih lanjut dia juga mengatakan, berkaitan dengan kejadian tersebut pemerintah daerah juga sudah melakukan komunikasi perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN) yang ada di Bantul.
"Dari hasil komunikasi yang terakhir, untuk memaksimalkan MBG di Bantul, sudah ada kesepahaman bahwa kita mau ada Satgas (Satuan Tugas) percepatan program MBG, yang di dalamnya termasuk orang dari BGN sendiri," katanya.
Menurut dia, nantinya tim dalam Satgas tersebut juga terlibat dalam pemberian respon cepat terhadap permasalahan maupun kendala dalam pelaksanaan MBG yang ditemukan di Bantul.
Sebelumnya, beredar video di aplikasi pesan WhatsApp yang menampilkan adanya temuan ulat, telur lalat, hingga jangkrik pada menu makan bergizi gratis di hadapan siswa pada SMP Negeri 2 Sewon Bantul.
Kepala SMP Negeri 2 Sewon Susi Daryanti membenarkan sejumlah video yang beredar tersebut, pihak sekolah pun sudah memberitahukan kejadian tersebut kepada pengelola makan bergizi gratis yang bersangkutan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkab Bantul evaluasi agar temuan ulat pada menu MBG tidak terulang
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PBB mendesak penyelidikan serangan berulang di Bandara Internasional Riyadh yang dilaporkan menewaskan 13 orang dan melukai 320 lainnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Stasiun Palur pada Rabu 14 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap di tiap stasiun.
Bulog akan meluncurkan BerasKita pada 20 Oktober 2026. Beras SPHP berganti nama menjadi BerasKita Medium, sedangkan beras premium menjadi BerasKita Premium.
BMKG menyatakan tujuh kabupaten di Jawa Tengah masih berstatus awas kekeringan pada 11-20 Oktober 2026 di tengah mundurnya awal musim hujan.
DP3 Sleman meminta petani menyesuaikan komoditas dan varietas tanaman dengan ketersediaan air untuk mengantisipasi kemarau panjang hingga Oktober 2026.
Britney Spears merilis lagu arsip She’ll Never Be Me yang ditulis bersama Justin Timberlake. Lagu ini masuk edisi 25 tahun album Britney.