Viral Medsos, Moonafight Bantah Tuduhan Intimidasi dan Ancam Perempuan
Moonafight bantah tuduhan intimidasi dan ancaman pembunuhan terkait kasus viral dugaan keguguran di media sosial.
Foto ilustrasi Koperasi Merah Putih. - Foto dibuat oleh AI/ChatGPT
Harianjogja.com, BANTUL – Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul memastikan seluruh desa sudah memiliki koperasi desa merah putih (KDMP) sebagai wadah penguatan ekonomi lokal. Namun, keberadaan kelembagaan ini masih menghadapi tantangan terutama di sisi permodalan dan minat keanggotaan.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) Bantul, Guppianto Susilo menyampaikan, saat ini koperasi desa sudah berdiri dan beroperasi di 75 desa. “Kelembagaan dan unit usaha semuanya sudah buka dan berjalan. Kendalanya memang ada, baik dari sisi keanggotaan maupun permodalan. Karena itu kami sudah keluarkan surat edaran agar ASN dan elemen masyarakat lainnya ikut menjadi anggota koperasi desa supaya ke depan lebih maksimal,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Di lapangan, sejumlah lurah mengakui operasional koperasi desa belum optimal salah satunya Lurah Seloharjo, Marhadi Badrun yang menilai persoalan terbesar ada pada modal. “Kalau bicara kendala permodalan, ujung-ujungnya desa yang akan berat menanggung. Jangan sampai dana desa justru habis untuk menutup modal koperasi. Apalagi pengurusnya masih orang-orang biasa, bukan yang benar-benar profesional. Kalau dipaksakan semua warga ikut, saya yakin tidak akan berjalan,” ungkapnya.
BACA JUGA: Bupati Bantul Wajibkan ASN Jadi Anggota Kopdes Merah Putih
Badrun menambahkan, meski kelembagaan koperasi sudah terbentuk lengkap hingga kantor tersedia, pengurus belum berani menjalankan usaha karena keterbatasan modal dan risiko kredit. “Rencananya memang mau usaha simpan pinjam dan rental, tapi modal masih jadi masalah. Kalau sampai macet, bisa-bisa lurah yang dimintai tanggung jawab,” katanya.
Sementara Lurah Bangunharjo, Nur Hidayat menyebut, dari enam sampai tujuh unit usaha yang direncanakan, baru tiga yang bisa beroperasi penuh. “Yang sudah jalan itu unit pupuk, gas, dan simpan pinjam. Sedangkan untuk klinik dan apotek masih terkendala SDM dan perizinan. Modal awalnya Rp380 juta, tapi untuk pengembangan usaha kesehatan memang perlu proses panjang,” jelasnya.
Meski demikian, Nur optimistis pihaknya bahkan tengah menjadwalkan grand opening KDMP pada 5 Oktober mendatang, sekaligus menggelar sejumlah kegiatan. “Keberadaan koperasi ini sangat dinanti warga. Harapannya bisa jadi penggerak ekonomi desa,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Moonafight bantah tuduhan intimidasi dan ancaman pembunuhan terkait kasus viral dugaan keguguran di media sosial.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling 13 Mei 2026. Jadwal lengkap dan lokasi.
Update agenda event Yogyakarta Rabu, 13 Mei 2026. Cek jadwal konser musik ISI, Pesta Buku Jogja di JEC, hingga pementasan teater di TBY di sini.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling pada 13 Mei 2026.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling, hari ini. Polres Gunungkidul menghadirkan berbagai layanan jemput bola agar warga tidak perlu jauh-jauh
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.