Kerangka di Sungai Bedog Bantul Teridentifikasi, Ini Sosoknya
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.
Foto ilustrasi penemuan mayat/jenazah. - Foto dibuat menggunakan Artificial Intelligence ChatGPT
Harianjogja.com, BANTUL—Warga sebuah perumahan di Dusun Prancak Pandes, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, Bantul, digemparkan dengan penemuan mayat seorang pria pada Sabtu (20/9/2025) sore.
Korban diketahui bernama Edi Perangin Angin, 49, seorang wiraswasta asal Medan yang berdomisili di wilayah Pajeksan, Gedongtengen, Kota Jogja.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan korban ditemukan pertama kali oleh rekan dekatnya, Beny Tiar Wahyudi.
BACA JUGA: WJNC Ditunda, Pemkot Pastikan Jogja Tetap Semarak di Oktober
“Pada awalnya, saksi berusaha menghubungi korban melalui pesan dan panggilan WhatsApp sejak pukul 13.00 WIB. Namun pesan tidak terbaca dan telepon juga tidak mendapat respons,” kata Rita, Minggu (21/9/2025).
Merasa khawatir, sekitar pukul 17.00 WIB, Beny mendatangi rumah korban di Perumahan Griya Windriya. Setelah mengetuk pintu berulang kali tanpa jawaban, ia kemudian meminta bantuan warga sekitar.
Saksi kedua, Wahyudiharto, lalu menghubungi ketua RT setempat, Prasetyo Purnomo, dan juga Ridwan Nur Pratama, yang berprofesi sebagai anggota Polri sekaligus warga sekitar.
Karena pintu rumah dalam keadaan terkunci dan menimbulkan kecurigaan, Ridwan bersama warga mendobrak pintu. Begitu pintu terbuka, mereka mendapati korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
“Korban ditemukan dalam posisi duduk di kursi dan bersandar di meja makan,” ungkap Rita. Penemuan itu kemudian segera dilaporkan ke Polsek Sewon.
Petugas gabungan dari Polsek Sewon, Inafis Polres Bantul, Puskesmas Sewon 2, PMI Bantul, dan Linmas Panggungharjo langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sejumlah saksi juga dimintai keterangan.
Menurut pemeriksaan awal dokter Nurmaida dari Klinik Basuki Amaliya Kweni, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari empat jam sebelum ditemukan. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
BACA JUGA: Mendikti Brian Minta Kampus Harus Bermitra dengan Masyarakat dan Pemda
“Dugaan sementara, korban meninggal akibat kerusakan organ dalam. Dari keterangan saksi, korban memang sudah lama mengidap penyakit jantung dan pernah menjalani perawatan di RS Bethesda Jogja,” kata Rita.
Polisi memastikan kasus ini bukan tindak pidana. Jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap identitas salah satu kerangka manusia yang ditemukan di Sungai Bedog Bantul, korban diketahui bernama Sumadi.
Perdagangan hewan kurban Bantul naik jelang Iduladha 2026, omzet pedagang diprediksi tumbuh hingga 40 persen.
BRIN kembangkan pelat karet RCP untuk perlintasan KA, inovasi baru tingkatkan keselamatan dan kurangi risiko kecelakaan.
Prediksi Malut United vs Persita di Super League 2026, tuan rumah diunggulkan menang berkat lini depan tajam.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Suara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Prabowo tegas minta BPKP tetap periksa pejabat yang diduga menyimpang tanpa melihat kedekatan dengan dirinya.