Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Ilustrasi konflik (Freepik)
Harianjogja.com, SLEMAN—Polresta Sleman membeberkan kronologi perkelahian antar pengendara motor di kawasan Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman yang sempat viral di media sosial.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun menjelaskan kejadian perkelahian ini diketahui melalui unggahan video pada sebuah akun di Instagram. Dalam unggahan itu disebutkan adanya perkelahian satu lawan satu di depan warung makan Sate Seturan.
Polresta Sleman melalui gabungan piket fungsi Polsek Depok Barat selanjutnya bergerak menindaklanjuti informasi adanya perkelahian antar pengendara sepeda motor di kawasan Seturan, Caturtunggal, Depok, Sleman, pada Kamis (25/9/2025) malam tersebut.
"Menyikapi hal itu, petugas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengumpulan bahan keterangan," terang Salamun, Jumat (26/9/2025).
BACA JUGA: Eks Kadiskominfo Sleman Tersangka Korupsi, Bupati: Pembelajaran bagi Saya
Salamun menambahkan bahwa berdasarkan keterangan saksi di sekitar lokasi, peristiwa bermula dari dua pengendara sepeda motor yang hampir bertabrakan. Salah satu di antaranya mengenakan atribut jaket jasa antar makanan daring.
"Setelah terjadi adu mulut, keduanya terlibat perkelahian fisik, namun segera dilerai oleh warga dan pengguna jalan lain yang melintas. Tidak lama kemudian, kedua belah pihak meninggalkan lokasi," jelasnya.
Atas peristiwa ini, Polresta Sleman mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang beredar di media sosial. Salamun berharap masyarakat mengutamakan penyelesaian masalah secara damai ketika terjadi permasalahan di jalan raya.
"Polresta Sleman mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dengan informasi yang beredar di media sosial, serta mengutamakan penyelesaian secara damai apabila terjadi permasalahan di jalan raya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Jadwal DAMRI Jogja ke YIA 2026 lengkap dengan tarif Rp80.000. Transportasi praktis, nyaman, dan bebas ribet menuju bandara.
Jadwal lengkap KA Bandara YIA 2026 dari Tugu Jogja ke bandara. Solusi cepat, bebas macet, dan tepat waktu untuk kejar pesawat.
Cek jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 16 Mei 2026 dari Palur hingga Jogja. Tarif Rp8.000, berangkat pagi hingga malam.
Libur panjang akhir pekan dorong wisata Sleman naik. Merapi, Kaliurang hingga Prambanan diprediksi jadi tujuan favorit.
Honda mencatat rugi pertama sejak IPO akibat EV. Kerugian capai Rp45,9 triliun, proyek Kanada ditunda, target EV diubah.