Produk Lokal Kuasai 55 Persen Katalog Sociolla hingga Juni 2026
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Foto ilustrasi petugas pemadam kebakaran bekerja memadamkan api di lokasi kejadian kebakaran. - Freepik
Harianjogja.com, BANTUL–Kebakaran melanda sebuah kandang ayam di Padukuhan Badan, Kalurahan Panjangrejo, Kapanewon Pundong, Rabu (8/10/2025) malam. Peristiwa ini diduga berasal dari alat pemanas kandang yang mengalami korsleting listrik, dan menyebabkan ribuan anak ayam yang baru menetas mati.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Bantul, Irawan Kurnianto, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Api pertama kali diketahui saat pemilik kandang, Sugiyanto, 47, kembali ke lokasi seusai salat Magrib.
“Sebelumnya, sekitar pukul 17.30 WIB, pemilik meninggalkan kandang untuk pulang ke rumah. Saat kembali sekitar pukul 18.30 WIB, tidak lama kemudian muncul kobaran api dari area kandang,” ujar Irawan, Kamis (9/10/2025).
Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya memadamkan api secara manual sebelum petugas pemadam kebakaran datang. Namun karena kobaran api cukup besar, warga kemudian menghubungi petugas Damkar BPBD Bantul Pos Pundong dan Polsek Pundong.
“Sekitar 15 menit setelah pemadaman dimulai, api berhasil dikendalikan dan tidak sampai merembet ke bangunan lain,” jelas Irawan.
Dari hasil pendataan, sebanyak 4.950 ekor anak ayam yang baru menetas mati terbakar bersama sejumlah perlengkapan kandang seperti genting, bambu, pagar, terpal, tempat makan ayam, dan dua alat pemanas. Total kerugian materi diperkirakan mencapai Rp13 juta.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi seluruh isi kandang ludes terbakar. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, tetapi dugaan sementara api berasal dari alat pemanas kandang yang mengalami korsleting.
“Kami mengimbau warga, terutama pelaku usaha peternakan, untuk lebih berhati-hati dalam penggunaan alat pemanas dan instalasi listrik di area kandang agar kejadian serupa tidak terulang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Produk kecantikan lokal menguasai 55% katalog Sociolla hingga Juni 2026, dengan lebih dari 180 brand dan 6.000 SKU aktif.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.
Pieter Huistra menyebut pemain asing PSS Sleman masih beradaptasi. PSS juga membuka peluang merekrut pemain lokal dan menyiapkan uji coba.
MA mengoreksi perhitungan kerugian negara kasus korupsi timah. Dari Rp300 triliun, kerugian keuangan negara ditetapkan Rp28,9 triliun.