Penemuan 11 Bayi di Pakem Jadi Alarm Pengawasan
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
Ilustrasi pekerja migran - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Yogyakarta menyampaikan ada empat Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Sleman yang dipulangkan dari negara penempatan kerja sejak awal 2024 hingga Oktober 2025. Keberangkatan secara ilegal/nonprosedural hingga kasus kematian menjadi penyebab utama pemulangan ini.
Kepala BP3MI Sleman, Tonny Chriswanto, mengatakan BP3MI mendapat segala informasi terkait PMI dari berbagai pihak, seperti kedutaan besar di negara penempatan hingga dinas tenaga kerja.
Sebagai contoh, ada seorang PMI, 45 tahun, asal Padukuhan Tangisan, Kalurahan Banyurejo, Kapanewon Tempel, Sleman yang mengalami pendarahan pada otak dan sempat menyebabkan stroke belum lama ini.
Menderita pendarahan intracerebral, PMI yang bekerja sebagai caregiver lansia tersebut dirawat lebih dari sebulan di Taiwan sebelum dipulangkan. Dia juga sempat menjalani operasi di Taiwan dengan pembiayaan dilakukan oleh perusahaan.
“PMI Asal Sleman di Taiwan ini ternyata tidak memperpanjang BPJS Ketenagakerjaan. Dia hanya memperpanjang kontrak secara langsung dengan bosnya di sana, tidak lewat prosedur sebagaimana mestinya. Biaya operasi akhirnya ditanggung perusahaan,” kata Tonny ditemui di kantornya, Jumat (10/10/2025).
Pada 2025, ada juga PMI, 48 tahun, yang berdomisili di Kalurahan Condongcatur, Depok yang juga dipulangkan oleh BP3MI Yogyakarta bekerja sama dengan BP3MI Banten. PMI yang bekerja di Congo Afrika tersebut tidak mendapat gaji atau haknya sebagai pekerja oleh perusahaan.
Kasus lain terjadi pada September 2024, ada seorang Calon PMI, 41 tahun, asal Kalurahan Condongcatur, Depok yang dipulangkan lantaran keberangkatannya nonprosedural/ ilegal.
Masih di tahun yang sama, seorang PMI, 52 tahun, asal Kalurahan Tlogoadi, Mlati meninggal di Kuala Lumpur Malaysia setelah mengalami syok septik secondary.
“BP3MI itu pada dasarnya memberi fasilitas setelah ada surat dari Kedutaan Besar Republik Indonesia dan ada permintaan dari keluarga,” katanya.
Khusus pemulangan PMI asal Kalurahan Banyurejo, Tempel, Ketua Tim Pemulangan BP3MI Yogyakarta, Desy Laita, mengatakan informasi awal berasal dari Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taiwan yang menyampaikan kepada Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
“Terus tindak lanjutnya ke dinas tenaga kerja. Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia yang awalnya memberangkatkan. BP3MI Yogyakarta hanya membantu ketika PMI tiba di Bandara YIA. Biaya pesawat dan ambulans sudah ditanggung semua oleh agency di Taiwan,” kata Desy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Sleman Harda Kiswaya instruksikan evaluasi total perizinan daycare dan pengasuhan anak seusai penemuan 11 bayi di Pakem. Simak kelanjutan kasusnya di sin
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.