Advertisement
23 Arsitek Muda Profesional Resmi Diterjunkan ke Masyarakat
Sebanyak 23 arsitek muda Program Profesi Arsitek, Universitas Islam Indonesia resmi diterjunkan ke masyarakat. Para arsitek tersebut diharapkan bisa berkontribusi terhadap pembangunan di DIY dan di berbagai tanah Indonesia pada umumnya. - Istimewa.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 23 arsitek muda Program Profesi Arsitek, Universitas Islam Indonesia resmi diterjunkan ke masyarakat. Para arsitek tersebut diharapkan bisa berkontribusi terhadap pembangunan di DIY dan di berbagai tanah Indonesia pada umumnya.
Para aristek tersebut sebelumnya telah lulus Sarjana dan menempuh pendidikan tambahan untuk program profesi. Mereka telah menuntaskan 36 SKS, berupa 9 Mata Kuliah baik wajib maupun mata kuliah pilihan.
Advertisement
"Mahasiswa berperan menjadi Arsitek yang mengkoordinasikan proyek perancangan dengan kasus nyata. Mereka belajar Architect Leadership dengan beragam disiplin ilmu di mata kuliah Studio Arsitek Profesional 2 yang dilaksanakan bersama para tenaga ahli multidisiplin," kata Ketua Prodi Profesi Arsitek Yulianto Purwono Prihatmaji alam wisuda Profesi Arsitek, Sabtu (18/10/2025).
Ia menambahkan berbagai kegiatan lapangan yang telah dilakukan membuka peluang kerja bagi mahasiswa. Oleh karena itu tidak sedikit mahasiswa langsung mendapat kesempatan bekerja ditempat kerja praktik sesudah mahasiswa lulus. Hal ini
menjadikan indikator waktu tunggu lulusan untuk bekerja menjadi sangat baik.
BACA JUGA
"Secara keseluruhan, dalam kurun masa pembelajaran, mahasiswa telah terlibat dengan beragam kegiatan pembelajaran, pengabdian masyarakat dan penguatan karakter keprofesian, sehingga manakala mereka telah lulus mampu menerapkan
Kode Etik Profesi dan Kaidah Tata Laku Arsitek yang telah mereka dapatkan bersama IAI," katanya.
Rektor UII Fathul Wahid yang hadir dalam wisuda profesi arsitek berharap para arsitek muda tersebut memberikan kontribusi melalui berbagai karya dan pemikirannya dalam pembangunan baik di Jogja maupun secara nasional.
"Terpenting harus mengingat kode etik dan isu terkini khususnya pembangun berkelanjutan dengan konsep yang ramah lingkungan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Cuaca Jogja 4 April 2026 Didominasi Hujan, Ini Rinciannya
- Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jam Lengkapnya
- Pemadaman Listrik di Bantul 4 April 2026, Cek Wilayah Terdampak
Advertisement
Advertisement









