Tol Jogja-Solo Trihanggo-Junction Sleman Hampir 90%, Pengaspalan Segera Dimulai
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Polisi mendatangi lokasi penemuan bayi di Ngemplak pada Minggu (26/10/2025)./Istimewa -- Polresta Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Bayi laki-laki ditemukan dalam sebuah kardus yang diletakkan di teras rumah warga di Ngemplak. Di dalam kardus, ditemukan secarik kertas berisi nama sang bayi beserta surat permohonan maaf dari orang tua.
Kasi Humas Polresta Sleman, AKP Salamun menerangkan Polresta Sleman melalui Polsek Ngemplak menangani kasus penemuan seorang bayi laki-laki di Dusun Sawahan Lor, Kalurahan Wedomartani, Kapanewon Ngemplak, Sleman. Bayi tersebut ditemukan pada Minggu (26/10/2025) sekira pukul 05.30 WIB.
Bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut pertama kali ditemukan oleh warga setempat yang mendengar suara mencurigakan. Warga mendengar suara menyerupai tangisan anak kucing di sekitar teras rumahnya.
"Setelah dicek, saksi mendapati sebuah kardus di atas kursi kayu yang ternyata berisi seorang bayi dengan penutup kepala berwarna putih," kata Salamun.
Saksi kemudian menghubungi warga sekitar untuk meminta bantuan. Tak lama kemudian, bidan desa juga datang ke lokasi bersama Babinkamtibmas Wedomartani. Temuan ini kemudian dilaporkan ke Polsek Ngemplak.
Mendapati laporan tersebut, petugas mendatangi lokasi penemuan bagi. Petugas kepolisian kemudian mengamankan lokasi dengan memasang police line dan membawa bayi tersebut ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Di dalam kardus, petugas juga menemukan sejumlah barang. Beberapa barang yang ditemukan berupa kertas bertuliskan nama bayi yang ditemukan bersama surat permohonan maaf dari orang tua bayi
"Di dalam kardus, petugas juga menemukan beberapa barang, antara lain selembar kertas bertuliskan nama bayi. Surat dari orang tua bayi yang berisi permohonan maaf serta alasan menitipkan anak karena kesulitan ekonomi," ucapnya.
Selain surat tersebut, ditemukan pula sebuah popok dan satu kaleng susu dengan bekas tulisan dihapus. Sementara itu hasil pemeriksaan tim medis, bekas tali pusar bayi telah mengering. Bayi yang ditemukan memiliki berat 2,2 kilogram dan panjang 46 senti.
Salamun menambahkan menurut pemeriksaan tim medis, kondisi bayi tampak kuning diduga karena kekurangan asupan ASI. Namun secara umum kondisi bayi sehat dan stabilm
"Hasil pemeriksaan tim medis RS Bhayangkara menyebutkan bahwa tali pusar bayi telah kering dengan berat badan 2,2 kilogram dan panjang 46 sentimeter. Kondisi bayi tampak kuning, diduga karena kurang asupan ASI, namun secara umum dalam keadaan sehat dan stabil," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres konstruksi Tol Jogja-Solo segmen Trihanggo-Junction Sleman mendekati 90%. Rigid pavement rampung dan pengaspalan mulai dikerjakan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 27 September 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal dari Jogja dan Kutoarjo selengkapnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.