HUT RI, Disdukcapil Kota Jogja Buka Layanan Jemput Bola Adminduk
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
Pasar Terban saat direvitalisasi. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Proses revitalisasi fisik Pasar Terban telah memasuki tahap akhir dan rampung. Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja menargetkan pedagang akan mulai menempati gedung baru tersebut pada akhir tahun 2025, diperkirakan bulan Desember.
Kepala Disdag Kota Jogja, Veronica Ambar, menyampaikan pekerjaan fisik Pasar Terban telah rampung. Menurutnya, pedagang Pasar Terban diperkirakan akan dapat pindah ke sana pada akhir tahun. “Pindahnya ditargetkan akhir tahun, Desember lah,” katanya, Senin (27/10/2025).
Dia menuturkan, beberapa waktu sebelumnya pihaknya telah melakukan serah terima sementara hasil pekerjaan atau Provisional Hand Over (PHO) bangunan Pasar Terban.
“Kalau PHO sudah kita terima, tetapi kan tidak serta-merta itu langsung bisa digunakan,” katanya.
Menurut Veronica, hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil Sertifikat Laik Fungsi (SLF), sehingga bangunan Pasar Terban belum dapat digunakan.
Sementara itu, menurutnya, Disdag Kota Jogja juga terus berkoordinasi dengan para pedagang. Mereka telah diajak melihat lokasi pasar baru serta memberi masukan agar saat penempatan nantinya seluruh fasilitas siap digunakan.
“Kami berkoordinasi dengan pedagang. Kita sudah meminta masukan dan saran dari mereka [pedagang], supaya saat penempatan nanti sudah siap,” katanya.
Nantinya, menurut Veronica, jumlah pedagang yang akan menempati Pasar Terban sekitar 400 orang. Ratusan pedagang tersebut terdiri atas pedagang eksisting Pasar Terban serta pedagang kaki lima (PKL) di sekitar Jl. Kahar Muzakir, antara lain pedagang di sektor jeans, permak, dan buku.
Sementara itu, untuk mendukung kenyamanan pengunjung dan pedagang, Disdag Kota Jogja juga sedang membangun fasilitas parkir berupa lift lima lantai dengan kapasitas sekitar 200 sepeda motor.
“Kontraknya kemungkinan ditandatangani pekan depan. Target kami sebelum akhir tahun pedagang sudah bisa pindah. Desember kemungkinan sudah mulai menempati,” jelas Veronica.
Lurah Pasar Terban, Sumarjono, berharap operasional pasar baru dapat menggerakkan kembali roda perekonomian setempat. Menurutnya, selama masa revitalisasi pedagang direlokasi di Kali Mambu, dengan komoditas unggas, sayur, dan sembako. Namun penjualan dinilai masih lebih baik saat mereka berada di Pasar Terban lama. “Dengan pedagang kembali ke pasar baru, kami optimistis aktivitas ekonomi semakin ramai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Kota Jogja menyiapkan layanan jemput bola selama Agustus 2026 untuk HUT RI dan HUT Kota Jogja. Warga bisa mengurus seluruh dokumen kependudukan.
PSEL DIY ditargetkan mengolah 1.000 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 18-20 MW untuk sekitar 15.000 rumah.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.