Tiket Ludes 15 Menit, MJM 2026 Siap Dongkrak Wisata Jogja
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Wisata di kawasan sumbu filosofis Jogja bisa menggunakan Bus Jogja Heritage Track melewati Jalan Malioboro./visitingjogja\r\n
Harianjogja.com, JOGJA—Kementerian Pariwisata mengkampanyekan ‘Saatnya Liburan #DiIndonesiaAja’ pada libur natal dan tahun baru (nataru) nanti. Dinas Pariwisata DIY pun memastikan Jogja siap menyambut kampanye ini dengan daya tarik wisatanya.
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Imam Pratanadi, menjelaskan dalam menyambut kampanye ini, pihaknya memastikan destinasi-destinasi di DIY siap. “Ya kita tahu bahwa kita sudah masuk, dalam salah satu tujuan wisata, ada Borobudur, Jogja, Prambanan. Itu dalam satu konstelasi,” ujarnya, Kamis (6/11/2026).
Maka Jogja harus siap betul dipromosikan oleh pemerintah pusat, sehingga perlu membenahi diri. “Jadi kita pastikan destinasi-destinasi dengan tingkat kunjungan yang kemudian sudah meningkat ini kita pastikan harus punya SOP yang lebih baik dibandingkan dengan tahun-tahun yang kemarin,” katanya.
Adapun destinasi yang menjadi andalan Jogja saat ini di seputar budaya dan alam yang didukung dengan desa wisata. “Untuk 2025-2026 ini kita masih di wellness and sportourism. Maka destinasi-destinasi yang mendukung tema kit aitu kita persiapkan dari awal,” ungkapnya.
Menurutnya saat ini terjadi gangguan terutama untuk wisatawan nusantara (wisnus), misal dengan kebijakan larangan study tour atau kondisi ekonomi secara umum. Pada wisatawan mancanegara (wisman) juga terjadi gangguan seperti adanya perang dan sebagainya. Hal ini menyebabkan berkurangnya jumlah wisatawan yang datang
Meski demikian, ia berharap berkurangnya kuantitas ini dapat meningkatkan kualitas wisatawan. ia menlihat dengan terlalu banyaknya jumlah wisatawan justru membuat kondisi wisata tidak nyaman dengan jalanan macet dan penuh sesaknya destinasi wisata.
“Mudah-mudahan dengan tidak terlalu banyaknya wisatawan itu kemudian meningkatkan kualitasnya mereka yang hadir di Jogja. Sehingga indikator untuk wisata berkualitas itu bisa tercapai, seperti spending dan juga length of stay-nya bisa tercapai,” tuturnya.
Ia berharap destinasi wisata juga siap untuk menjamin kualitasnya sehingga wisatawan yang datang pun tidak ragu untuk membelanjakan lebih banyak uangnya di Jogja. “Destinasi wisata juga harus dipastikan meningkat kualitasnya,” kata dia.
Seperti diketahui, ‘Saatnya Liburan #DiIndonesiaAja’ merupakan kampanye dari Kementerian Pariwista untuk meningkatkan kunjungan wisata di Indonesia pada nataru besok. Kampanye ini menjadi langkah strategis untuk mencapai target 1,08 miliar perjalanan wisnus secara nasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 10.000 tiket Mandiri Jogja Marathon 2026 habis dalam 15 menit. Event lari internasional ini siap mempromosikan wisata DIY dan UMKM lokal.
Potensi perputaran ekonomi haji dan umrah Indonesia mencapai Rp80 triliun. Kemenhaj mendorong UMKM masuk rantai pasok pasar Arab Saudi.
BMKG memprakirakan gelombang hingga 4 meter di pantai selatan DIY pada 28 September 2026. Wisatawan diminta tidak berenang.
Kemenhub memperkuat pengawasan tiga lapis keselamatan penerbangan sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan bencana di seluruh sektor operasional.
UPNVY mewisuda 1.436 lulusan. Rektor Mohamad Irhas Effendi menekankan kompetensi, adaptabilitas, karakter, dan kolaborasi di era AI.
Sukasto kalah dalam Pilur Ngoro-Oro Patuk dengan 855 suara, sementara Paryoto meraih 1.399 suara. Ia mengaku legawa menerima hasil.