Komisi A DPRD Jogja Dorong Seni Jalanan Dikurasi dan Punya Lokasi Khusus
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Foto ilustrasi menu Makan Bergizi Gratis, dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
Harianjogja.com, JOGJA—Setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wajib memiliki Sertifikat Laik Hygiene dan Sanitasi (SLHS) setelah ada terjadinya keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Badan Gizi Nasional (BGN) pun meminta penerbitan SLHS diperketat untuk mencegah terulangnya kasus serupa.
Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan (Tauwas) Badan Gizi Nasional (BGN), Letjen TNI (Purn.) Dadang Hendrayudha menegaskan penerbitan SLHS untuk dapur MBG perlu diperketat. Menurutnya, pemeriksaan lapangan dan pemenuhan standar harus dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan keamanan pangan bagi pelajar.
“Saya minta kepada Dinas Kesehatan [Dinkes] agar tidak gampang-gampang mengeluarkan SLHS, karena ada prosedur yang harus dilalui. Dapurnya harus memenuhi standar, punya instalasi pengolahan air limbah [IPAL], dan unsur kebersihan lain yang sesuai aturan,” ujarnya di Balai Kota Jogja pada Kamis (6/11/2025).
Dia menyebut kebutuhan SPPG di Kota Jogja mencapai 42 SPPG. Namun hingga saat ini hanya ada 24 SPPG yang telah beroperasi. Dari jumlah tersebut menurutnya belum seluruh SPPG memiliki SLHS.
Setiap SPPG harus segera mengurus sertifikat SLHS. Selain itu ia meminta Dinkes Kota Jogja melakukan pengecekan secara berkala pada operasional dapur SPPG tersebut untuk memastikan prosedur persiapan, memasak dan penyaluran makanan sesuai dengan prosedur keamanan pangan.
“Kalau ada yang belum memenuhi syarat, harus diperbaiki dulu. Begitu SLHS dikeluarkan, tidak boleh ada lagi kejadian seperti kemarin [dugaan keracunan karena MBG], karena bisa ikut dimintai pertanggungjawaban,” katanya.
Menurutnya sertifikat tersebut hanya akan diterbitkan bagi dapur yang sudah memenuhi seluruh standar kesehatan, sanitasi, dan kelayakan fasilitas. Penerapan SLHS menjadi bagian penting dalam pengawasan mutu dan kebersihan dapur MBG agar kasus keracunan akibat bakteri e-coli tidak terulang kembali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.
Prakiraan cuaca DIY Selasa, 29 September 2026: mayoritas cerah berawan, suhu 22–34°C, kelembapan 44–98 persen. Cek rincian per kecamatan.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.