Anggaran Belanja Infrastruktur Kulonprogo Naik Drastis, Ini Sasarannya
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
Tanda larangan merokok di kereta api. Foto ilustrasi dibuat menggunakan Artificial Intelligence.
Harianjogja.com, KULONPROGO—Akademisi UGM, Prof. Yayi Suryo Prabandari, menekankan pentingnya memasukkan aturan larangan iklan rokok dalam revisi Peraturan Daerah (Perda) Kawasan Tanpa Rokok (KTR) Kulonprogo yang saat ini tengah digodok DPRD.
Menurutnya, keberadaan iklan rokok sangat berpengaruh terhadap perilaku merokok di kalangan pelajar, terlebih prevalensi merokok di Kulonprogo tergolong tinggi.
Yayi memaparkan, berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023, prevalensi perokok harian di DIY mencapai 19,20%. Adapun Kulonprogo tercatat sebagai kabupaten dengan prevalensi perokok harian tertinggi kedua di DIY.
“Prevalensi perokok aktif harian di Kulonprogo mencapai 21,1%, tertinggi kedua setelah Gunungkidul,” ujarnya, Minggu (16/11/2025).
Selain rokok konvensional, tren penggunaan rokok elektrik juga meningkat. Yayi menjelaskan, prevalensi perokok elektrik di DIY naik dari 7,8% pada 2018 menjadi 9,6% pada 2023. “Angka tersebut juga turut disumbang dari Kulonprogo,” ungkapnya.
Ia menilai peningkatan tersebut harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Karena itu, ia menegaskan pentingnya menghapus segala bentuk iklan rokok dalam revisi Perda KTR.
Selain itu, pengawasan terhadap penjualan rokok juga perlu diperketat, khususnya terkait jarak toko yang menjual rokok dari sekolah.
“Penjualan rokok di radius 200 meter dari sekolah seharusnya dilarang sesuai PP Nomor 28/2024,” kata perempuan yang juga menjabat sebagai Ketua Jogjakarta Sehat Tanpa Tembakau tersebut.
Yayi menambahkan, kedekatan jarak iklan rokok dengan sekolah terbukti mendorong ketertarikan pelajar untuk mencoba rokok. Hal itu diperkuat berbagai kajian yang menunjukkan tingginya paparan pelajar terhadap iklan dan ajakan merokok.
“Anak-anak sangat rentan terpapar iklan dan ajakan merokok,” tegasnya.
Ia juga menyebut banyak perokok berasal dari kelompok ekonomi menengah ke bawah, sehingga kebiasaan merokok berdampak pada berkurangnya pengeluaran keluarga untuk kebutuhan lain yang lebih penting.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Anggaran infrastruktur Kulonprogo 2026 naik signifikan. Jalan, pasar, sekolah hingga padat karya ikut meningkat.
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.