Asap Masih Keluar, Basement Transhome Sleman Belum Bisa Dimasuki
Basement Transhome Sleman masih mengeluarkan asap dan bersuhu tinggi. Petugas melakukan pendinginan serta pemantauan dari luar.
Sleman Temple Run 2022 yang berlangsung Minggu (20/11) /Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman terus mengupayakan agar Sleman Temple Run (STR) 2026 tetap bisa digelar meski anggarannya terancam setelah adanya pemangkasan transfer keuangan daerah (TKD) dari Pemerintah Pusat.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menyebut penyelenggaraan STR selama ini memanfaatkan anggaran APBD. Karena itu, ketika terjadi penyesuaian belanja, sejumlah program ikut terdampak.
Ia menilai event STR tetap penting untuk diselenggarakan karena memiliki daya tarik kuat dan potensi besar menggaet wisatawan. Untuk menutup kekurangan anggaran, Pemkab akan membuka peluang pendanaan dari pihak ketiga melalui sponsorship.
“Mungkin nanti tetap ada event, tapi anggaran penyelenggaraan dari sponsor saja,” ujar Danang saat ditemui di SMPN 1 Pakem, Jumat (21/11/2025).
Menurutnya, minat masyarakat terhadap event lari semakin meningkat. Momentum ini, kata Danang, seharusnya bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan promosi wisata daerah. Ia mengaku sudah membahas hal tersebut dengan Kepala Dinas Pariwisata Sleman dan membuka peluang skema pendanaan alternatif dengan menggandeng pihak swasta.
“Peserta setiap tahun pasti ada. Kalau tidak ada eman-eman. Apalagi sekarang banyak acara lari seperti ini. Brand STR sudah kuat,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman, Edy Winarya, membenarkan bahwa STR 2026 tetap diupayakan digelar. Namun, pihaknya belum dapat mengumumkan detail rencana maupun sumber pendanaannya. Menurut Edy, arahan pimpinan tetap menginginkan STR diselenggarakan meski anggaran belum pasti.
“Pimpinan memang mengarahkan begitu, STR tetap diselenggarakan. Kalau untuk anggarannya, kami sementara belum tahu,” ucapnya.
Sebelumnya, Edy menyampaikan seluruh perangkat daerah di Sleman terkena refokusing anggaran hingga 62% pada pagu bebas. Kebijakan itu merupakan imbas dari pemangkasan TKD dari Pemerintah Pusat, yang ikut membuat sejumlah program pariwisata terdampak, termasuk STR dan Tour de Merapi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Basement Transhome Sleman masih mengeluarkan asap dan bersuhu tinggi. Petugas melakukan pendinginan serta pemantauan dari luar.
OJK mencatat Rp811,1 miliar dana korban scam berhasil diblokir. Sebanyak Rp207,16 miliar telah dikembalikan kepada korban.
Pembangunan gedung baru DPRD DIY di Jalan Kenari, Jogja, mencapai 91,407 persen dan ditargetkan rampung 6 Desember 2026.
Presiden Prabowo berkomitmen membangun ekosistem sepak bola hingga daerah dan menggandeng klub profesional bersama FIFA.
DPRD DIY meminta pemerintah dan DPR RI menyinkronkan aturan ojol dalam RUU Ketenagakerjaan dan revisi UU LLAJ.
Pendapatan parkir Sleman baru Rp3,17 miliar hingga September 2026. DPRD menilai masih banyak potensi PAD yang bisa dioptimalkan.