Advertisement

Konflik Timteng Tak Ganggu Penerbangan YIA

Khairul Ma'arif
Kamis, 05 Maret 2026 - 05:07 WIB
Jumali
Konflik Timteng Tak Ganggu Penerbangan YIA Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi satu/satunya bandara bertaraf internasional untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. Tampak sejumlah pengguna bersiap memasuki Bandara YIA di Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini.

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO–Penerbangan di Yogyakarta International Airport (YIA) dipastikan tidak terdampak signifikan imbas konflik di Timur Tengah. Pengelola bandara meyakini momentum libur Lebaran justru akan mendorong peningkatan jumlah penumpang.

General Manager Bandara YIA, Ruly Artha, menjelaskan kekhawatiran mengenai dampak konflik terhadap minat perjalanan pada musim libur Lebaran diprediksi tidak akan berpengaruh besar terhadap trafik penumpang.

Advertisement

Hal tersebut karena YIA belum memiliki rute penerbangan langsung menuju kawasan Timur Tengah.

Sebaliknya, trafik penumpang pada masa mudik Lebaran diproyeksikan mengalami pertumbuhan.

"Masa mudik Lebaran diprediksi akan mengalami kenaikan jumlah penumpang sebesar 2,2 persen," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).

Penerbangan Umrah Tetap Berjalan

Ruly menuturkan, operasional penerbangan umrah juga belum terdampak signifikan akibat situasi geopolitik di kawasan tersebut. Meski terdapat penyesuaian pada rute transit tertentu, keberangkatan jemaah ke Tanah Suci masih berlangsung.

Saat ini, tidak ada penerbangan langsung dari YIA menuju Jeddah (JED). Seluruh keberangkatan umrah dari YIA dilakukan melalui mekanisme transit di sejumlah bandara hub seperti Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Kuala Lumpur (KUL), dan Singapura (SIN).

"Untuk keberangkatan Umrah rute YIA transit melalui Bandara CGK untuk sementara info yang didapat masih tetap beroperasi seperti sediakala. Sedangkan saat ini penerbangan umrah yang transit melalui bandara Singapura untuk sementara cancel," jelasnya.

Tak Ada Jemaah Terjebak

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kulonprogo, Mulyono, menyampaikan telah mengecek sejumlah biro perjalanan di wilayahnya.

Berdasarkan penelusuran tersebut, tidak ada jemaah umrah asal Kulonprogo yang terjebak di Arab Saudi.

"Aman tidak ada jemaah umrah yang terjebak di sana," ucapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat yang hendak berangkat umrah untuk mempertimbangkan penjadwalan ulang sementara waktu hingga situasi di Timur Tengah kembali kondusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Pemerintah Umumkan BHR 2026, Grab Siapkan Rp110 Miliar untuk Mitra

Pemerintah Umumkan BHR 2026, Grab Siapkan Rp110 Miliar untuk Mitra

News
| Kamis, 05 Maret 2026, 05:17 WIB

Advertisement

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Festival Imlek Nasional 2026 Pecahkan Rekor Dunia Lontong Cap Go Meh

Wisata
| Minggu, 01 Maret 2026, 22:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement