Advertisement
Konflik Timteng Tak Ganggu Penerbangan YIA
Yogyakarta International Airport (YIA) menjadi satu/satunya bandara bertaraf internasional untuk wilayah DIY dan Jawa Tengah. Tampak sejumlah pengguna bersiap memasuki Bandara YIA di Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta, belum lama ini.
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO–Penerbangan di Yogyakarta International Airport (YIA) dipastikan tidak terdampak signifikan imbas konflik di Timur Tengah. Pengelola bandara meyakini momentum libur Lebaran justru akan mendorong peningkatan jumlah penumpang.
General Manager Bandara YIA, Ruly Artha, menjelaskan kekhawatiran mengenai dampak konflik terhadap minat perjalanan pada musim libur Lebaran diprediksi tidak akan berpengaruh besar terhadap trafik penumpang.
Advertisement
Hal tersebut karena YIA belum memiliki rute penerbangan langsung menuju kawasan Timur Tengah.
Sebaliknya, trafik penumpang pada masa mudik Lebaran diproyeksikan mengalami pertumbuhan.
BACA JUGA
"Masa mudik Lebaran diprediksi akan mengalami kenaikan jumlah penumpang sebesar 2,2 persen," katanya saat dikonfirmasi, Rabu (4/3/2026).
Penerbangan Umrah Tetap Berjalan
Ruly menuturkan, operasional penerbangan umrah juga belum terdampak signifikan akibat situasi geopolitik di kawasan tersebut. Meski terdapat penyesuaian pada rute transit tertentu, keberangkatan jemaah ke Tanah Suci masih berlangsung.
Saat ini, tidak ada penerbangan langsung dari YIA menuju Jeddah (JED). Seluruh keberangkatan umrah dari YIA dilakukan melalui mekanisme transit di sejumlah bandara hub seperti Bandara Soekarno-Hatta (CGK), Kuala Lumpur (KUL), dan Singapura (SIN).
"Untuk keberangkatan Umrah rute YIA transit melalui Bandara CGK untuk sementara info yang didapat masih tetap beroperasi seperti sediakala. Sedangkan saat ini penerbangan umrah yang transit melalui bandara Singapura untuk sementara cancel," jelasnya.
Tak Ada Jemaah Terjebak
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kulonprogo, Mulyono, menyampaikan telah mengecek sejumlah biro perjalanan di wilayahnya.
Berdasarkan penelusuran tersebut, tidak ada jemaah umrah asal Kulonprogo yang terjebak di Arab Saudi.
"Aman tidak ada jemaah umrah yang terjebak di sana," ucapnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang hendak berangkat umrah untuk mempertimbangkan penjadwalan ulang sementara waktu hingga situasi di Timur Tengah kembali kondusif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
- Libur Lebaran Ramai, Kamar Hotel DIY Justru Banyak Kosong
- Catat, Ini Lokasi dan Tarif Parkir Resmi Kota Jogja Tahun 2026
- Pengolahan Mandiri Efektif, Sampah Residu di Demangan Jogja Berkurang
Advertisement
Advertisement








