Belanja Pegawai Gunungkidul di Atas Batas, Ini Strategi Dewan
Belanja pegawai Gunungkidul masih sekitar 39%. DPRD meminta Pemkab menggenjot PAD dan berkonsultasi dengan Kemendagri jelang aturan 2027.
Foto ilustrasi Petugas menyiapkan Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG. ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.
Harianjogja.com, BANTUL—Pemerintah Kabupaten Bantul mempercepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) pada 81 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program makanan bergizi gratis (MBG) untuk menjamin keamanan pangan dan kebersihan dapur.
Pemerintah Kabupaten Bantul menyebut sampai dengan akhir November 2025 sebanyak 81 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah berdiri di wilayahnya dari target 84 dapur untuk melayani program makanan bergizi gratis (MBG).
Dari jumlah itu, sedikitnya 53 di antaranya sudah operasional, dua berhenti, dan 26 lainnya masih belum berjalan karena berbagai faktor.
Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bantul, Hermawan Setiaji, menjelaskan di wilayah itu baru ada delapan SPPG yang mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sementara sebanyak 38 dapur lainnya telah mengikuti pengecekan laboratorium untuk pelengkap SLHS dan kini tinggal melengkapi dua syarat penting untuk penerbitan, yaitu pelatihan penjamah makanan dan inspeksi kesehatan lingkungan.
“Yang 38 SPPG lainnya itu hasil laboratorium untuk air dan makanan sudah jadi dan sudah kami informasikan untuk diambil. Selanjutnya tinggal dicek dua komponen lain,” ujar Hermawan, Senin (1/12/2025).
Ia menyebut aspek sanitasi menjadi salah satu hal yang paling penting dinilai dari SPPG. Penilaian mencakup alur bahan baku yang tidak boleh bercampur dengan bahan matang, hingga lokasi pencucian peralatan yang harus terpisah dari area pengolahan. “Aspek kesehatan lingkungan ini yang membutuhkan kesiapan SPPG. Contohnya, tempat cuci piring harus jauh dari makanan matang,” katanya.
Hermawan menambahkan dalam evaluasi yang digelar belum lama ini pihaknya menitikberatkan pada tiga hal, yakni kepatuhan terhadap standar operasional dari pemilihan bahan baku, percepatan penerbitan SLHS tanpa menurunkan standar, serta penguatan koordinasi di tingkat wilayah. Jika hasil lab belum memenuhi syarat, dokumen akan dikembalikan untuk diperbaiki dan diuji ulang.
“Tujuannya mempercepat, bukan mempermudah. Standar tetap. Target kami secepatnya selesai urusan SLHS, begitu syarat lengkap langsung diproses. Ada peluang tembus 50 persen tambahan bulan ini,” katanya.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menegaskan bahwa standar keamanan pangan dalam program MBG tidak boleh ditawar. “Setiap dapur SPPG wajib menerapkan standar kebersihan dan sanitasi yang ketat. Makanan harus sehat, aman, dan higienis,” ujarnya.
Halim juga paham bahwa ada pertimbangan bisnis dalam pelaksanaan MBG. Namun, ia berharap SPPG tetap menjamin kebersihan sumber air, melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi dapur dan peralatan masak, serta memastikan tenaga pengolah makanan menerapkan praktik penanganan makanan yang baik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Belanja pegawai Gunungkidul masih sekitar 39%. DPRD meminta Pemkab menggenjot PAD dan berkonsultasi dengan Kemendagri jelang aturan 2027.
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan
Dopamine 3.0 menjadi jailbreak pertama yang mendukung iOS 26 dan iOS 26.0.1 setelah 326 hari. Namun fitur ini baru tersedia untuk perangkat Apple dengan chip A1