Advertisement
Keikutsertaan Perangkat Daerah di IPKS Sleman Melonjak
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, sedang memberi penghargaan ke sejumlah perangkat daerah dalam acara penghargaan Indeks Penyelenggaraan Kegiatan Statistik Sektoral 2025 di Pringsewu, Kamis (4/12/2025). - Istimewa - Prokompim Sleman
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemerintah Kabupaten Sleman menegaskan peningkatan kualitas statistik sektoral melalui kenaikan signifikan keikutsertaan Perangkat Daerah dalam Penilaian Indeks Penyelenggaraan Kegiatan Statistik Sektoral (IPKS) 2025.
Peningkatan ini menjadi salah satu capaian paling menonjol dalam Workshop Pemanfaatan Big Data dan AI Statistik Sektoral Daerah serta Penghargaan IPKS yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman di Pringsewu, Kamis (4/12/2025).
Advertisement
Kepala Diskominfo Sleman, Budi Santosa, mengatakan keikutsertaan PD dalam Penilaian IPKS 2025 mengalami peningkatan dari 80,43% menjadi 95,65%, atau naik sebesar 15,22% dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan semakin tingginya komitmen PD dalam memperbaiki kualitas penyelenggaraan statistik sektoral.
IPKS merupakan bagian dari upaya Pemkab Sleman untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral serta memperkuat implementasi Satu Data Indonesia di tingkat daerah. Penilaian ini, katanya, menjadi mekanisme monitoring dan evaluasi untuk memastikan bahwa Perangkat Daerah melaksanakan kegiatan statistik sektoral sesuai Norma, Standar, Prosedur, dan Kriteria (NSPK).
BACA JUGA
Penyelenggaraan statistik sektoral oleh pemerintah daerah serta prinsip-prinsip Satu Data Indonesia termuat dalam Peraturan Bupati Sleman Nomor 14 Tahun 2025 tentang Pedoman Penyelenggaraan Statistik Sektoral.
Penilaian dilakukan berdasarkan lima domain, 15 aspek, dan 22 indikator yang menggambarkan kepatuhan PD terhadap NSPK serta prinsip Satu Data Indonesia.
“Domain merupakan area pelaksanaan statistik sektoral yang dinilai, aspek menggambarkan area spesifik pelaksanaan statistik sektoral yang dinilai, dan indikator adalah informasi spesifik dari aspek pelaksanaan penyelenggaraan statistik sektoral yang dinilai,” kata Budi dalam keterangan tertulis.
Dalam penghargaan IPKS 2025, Dinas Pariwisata meraih peringkat pertama kategori Instansi/Badan/Dinas/Satuan, disusul Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Komunikasi dan Informatika. Pada kategori kapanewon, Seyegan meraih terbaik pertama, diikuti Depok dan Gamping.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, mengatakan peningkatan partisipasi tersebut menunjukkan kesadaran PD dalam memperkuat kualitas tata kelola data.
“Peningkatan ini menjadi bukti bahwa perangkat daerah semakin siap dan berkomitmen memperbaiki pengelolaan statistik sektoral. Partisipasi yang luas akan memperkuat kualitas data sebagai dasar pengambilan kebijakan,” kata Danang.
Lewat penghargaan IPKS, ia berharap Pemkab Sleman dapat memiliki produk data yang objektif, representatif, relevan, dan terbaru untuk menjadi dasar pengambilan keputusan yang efektif sekaligus dapat menjadi instrumen mengevaluasi kebijakan dan program yang telah dilaksanakan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Begini Cara Mendapatkan Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kali Talang hingga Deles Indah Kembali Dibuka 22 Maret 2026
- 1.381 Warga Binaan di DIY Terima Remisi Idulfitri 1447 H
- Ikuti Salat Id di Sendangadi, Danang Maharsa Tekankan Gotong Royong
- Dinkes Bantul Siaga Risiko KLB dan Kasus Keracunan Saat Lebaran
- Posko Ramah Pemudik Gereja Aloysius Gonzaga Dibuka hingga H+5 Lebaran
Advertisement
Advertisement








